Edukasi Prokes Covid-19

Operasi Zebra Jaya 2020 Tak Ada Target

foto

Humas Polda Metro

Operasi Zebra 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, menjadi bagian edukasi jajaran Polda Metro Jaya untuk tetap melakukan kampanye protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

JAKARTA, kejakimpolnews.com.- Operasi Zebra 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19, menjadi bagian edukasi jajaran Polda Metro Jaya untuk tetap melakukan kampanye protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Sambodo Purnomo Yugo menyebutkan, sedikitnya ada lima fokus penindakan pelanggaran tematik pada Operasi Zebra Jaya 2002 di DKI Jakarta. Operasi, tegasnya, tidak mengenal target.

Fokusnya adalah, pelanggaran tematik. Lima pelanggar tematik tersebut yakni, melawan arus termasuk melawan arus di jalur busway dan jalan layang non tol (JLNT), pelanggaran tidak menggunakan helm, khususnya di jalur-jalur sepi yang jarang ada petugas polisi mengawasi.

Lalu, pelanggaran "stop line" atau marka berhenti dan pelanggar penggunaan strobo serta lampu rotator yang tidak sesuai ketentuan.

Selain itu, pelanggaran melintas di bahu jalan, khususnya pengguna jalan tol. "Lima pelanggaran ini jadi pelanggaran tematik Polda Metro Jaya, di luar pelanggaran lainnya," kata Sambodo.

Dalam Operasi Zebra yang berlangsung dari 26 Oktober hingga 8 Nopember, Polda Metro Jaya menerjunkan 1.808 personel.

Editor : Omay Komar

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Seorang Pegawai Positif Covid-19 Puskesmas Cibatu Ditutup
Tanahnya Diserobot Mafia, Warga Tangerang Demo Kantor BPN
Pemkab. Garut Buka Kembali Pelayanan kepada Masyarakat
Polda Banten Bagikan Ratusan Masker ke Panti Asuhan Anak Yatim
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Kunjungi Rumah Korban Tewas Tertimpa Pohon