Serukan Taati Prokes

Akhirnya Habib Riziek Minta Maaf dan Berjanji Stop Kerumunan

foto

Polda Metro Jaya

Habib Riziek Shihab

JAKARTA, kejakimpolnews.com.- Habib Rizieq Shihab meminta maaf atas terjadinya kerumunan massa di sejumlah tempat di Jakarta dan Bogor saat dia pulang ke tanah air beberapa waktu lalu.

Permintaan maaf Riziek Shihab itu disampaikannya saat ia mengikuti acara Dialog Nasional bersama 100 ulama dan tokoh Revolusi Ahlaq yang digelar secara daring, Rabu (2/12).

Selain kepada masyarakat luas, diapun meminta maaf kepada seluruh tokoh dan ulama karena belum bisa menjumpai mereka satu persatu. Alasannya, dirinya dan keluarganya masih dalam observasi dan saran dari tim medis.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut menuturkan, sesaat setelah tiba di Indonesia dirinya aktif dalam beberapa kegiatan dan selalu dijumpai banyak orang. Karenanya tim medis menyarankan dirinya melakukan karantina atau isolasi diri terlepas ada wabah covid-19 atau tidak. Sebab dirinya berjumpa dengan banyak orang setelah tiba di Tanah Air.

Rizieq Shihab juga bersedia mengikuti saran tim medis untuk melakukan tes Covid-19. Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu berjanji menghentikan kerumunan dan mengajak masyarakat untuk menaati ptotokol kesehatan. "Saya minta maaf kepada semua masyarakat atas kerumunan di bandara, Petamburan, Tebet, lalu Megamendung terjadi penumpukan massa," katanya.

"Maka itu saya langsung dengan kawan-kawan DPP FPI sejak kejadian itu kita stop tidak ada lagi kerumunan. Bahkan seluruh rencana jadwal ke luar kota ke daerah kita stop sampai pandemi ini berakhir," imbuhnya.

Jadi, kata Riziek, kita harus hormati protokol kesehatan itu buat semua. Itu termasuk ahlaq juga yang harus kita jaga. Kita serukan kepada seluruh bangsa Indonesia agar kita dapat keberkahan dari Allah agar wabah ini segera selesai.

"Ayo sama-sama kita jaga protokol kesehatan. Jaga jarak, sering-sering cuci tangan, pakai masker, dan hindari bentuk kerumunan. Saya ajak semua dengan semangat revolusi akhlak kita bagaimana menangani pandemi ini agar bisa segera diangkat oleh Allah SWT," katanya.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan 3 Potongan Tubuh di Lokasi Longsor
Penyebab Banjir di Gunung Mas Masih Diteliti
Asrama Ponpes Al Madaroh Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka
Camat Cimanggung Siapkan Kuburan Massal
Kamis Pagi 1 Jasad Pria Ditemukan