Curhatan TKW Rosita yang Terlantar di Irak, "Ingin Cepat Pulang, Sudah Gak Kuat"

foto

Foto : Istimewa

Rosita TKW asal Kampung Cikoneng 3 RT 02 RW 03, Desa Cibiruwetan yang dikabarkan terlantar di Irak

CILEUNYI, KejakimpolNews.com - Pihak Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Cileunyi, Kabupaten Bandung terus berusaha memfasilitasi, mendorong dan mengawal agar dua TKW asal Cileunyi yang terlantar di luar negeri segera bisa pulang ke Indonesia.

Upaya yang dilakukan TKSK Cileunyi dengan cara kerkoordinasi dengan Disnaker, Penyuluh Tenaga Kerja (PTK) Kabupaten Bandung dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Jabar, termasuk dengan dinas terkait lainnya. Sekaligus melaporkan kondisi terkini kedua TKW tersebut.

"Betul, TKSK Cileunyi terus berkoordinasi dengan Disnaker, PTK Kabupaten Bandung dan BP3MI Jabar disertai laporan agar kedua TKW tersebut dibantu segera pulang," kata Yudistira, TKSK Cileunyi kepada KejakimpolNews.com, Rabu (5/6/2024).

Diketahui, Lilis Ule (44) TKW asal warga Kampung Sindangwargi RT 02/RW 18, Desa Cileunyiwetan sudah setahun lebih terlantar di Dubai. Sementara Rosita, TKW asal Kampung Cikoneng 3 RT 02 RW 03, Desa Cibiruwetan sudah 18 bulan terlantar di Irak. Keduanya ingin segera pulang ke tanah air.

Menurut Yudistira, hasil laporan dan dinilai valid atas kondisi kedua TKW tersebut, dan dari hasil investigasi serta assesment, pihaknya akan terus memonitor, sekaligus mengawalnya. "Besok saya berencana mendatangi kembali BP3MI Jabar. Berharap pihak terkait respon dan cepat tanggap," tandas Yudistira.

Sementara itu, Rosita TKW asal Desa Cibiruwetan yang saat ini berada di Duhok,  Irak saat dihubungi KejakimpolNews.com melalui chat WhatsApp (WA) mengaku jika ia saat ini dinilai terlantar dan tersiksa.

"Hoyong geura uih pak tos teu kiat ditambih trauma oge. Tos 4 sasih teu digaji, disiksa oge di kantor. Malihan sampean bareuh dijalikeuh dipaksa kedah damel, ( ingin cepat pulang sudah tak taham ditambah trauma, juga 4 bulan tidak digaji dan juga disisksa oleh majikan sehingga kaki bengkak karena keseleo)" tulis Rosita di chatnya.

Menurut janda dua anak ini, ia yang telah 17 bulan jadi ART di Irak sangat berharap bisa segera pulang ke tanah air dan telah menghungi keluarganya di Cibiruwetan agar mengurus kepulangan.

"Di kantor agen penyalur TKW di Irak saya kerap disiksa. Saat di bekerja di rumah majikan dalam kondisi kaki kiri bengkak makan pun hanya mie instan. Sekali lagi, tak mengada-ngada, saya ingin segera pulang karena tersiksa," keluh Rosita.

Rosita pun mengakui terdampar di Irak sebelumnya melalui perorangan dan rupanya disalurkan ke agen penyalur TKW. "Lebih sedih lagi, yang tadinya dikontrak 2 tahun dihapus dan harus di nol lagi alias kontrak baru. Jujur, jika saya ngeluh apalagi lapor saya diancam oleh kantor.

Sedangkan Kades Cibiruwetan, Hadian Supriatna mengatakan, terkait kondisi TKW Rosita, hasil konfirmasi dari keluarganya bukan terlantar tapi mengajukan pemulangan sebelum habis masa kontrak.

Menurut Hadian, karena tidak mendapat info dari keluarga dan TKSK, tiba tiba muncul di media. Sudah konfirmasi dan desa kata Hadian, sudah bantu Rosita SKTM nya untuk ke KBRI.

"Desa pasti membantu sesuai wewenang yang ada, selebihnya peran steakholder terkait. Soal kasus Rosita ini, dan sebelum muncul di media, tak ada pengaduan/laporan dari siapapun, koordinasi pun tidak," kata Hadian.

Terpisah, Paryanto, penggiat pekerja Migran Indonesia Asosiasi Purna Pekerja Migran Indonesia Jabar mengatakan, kasus TKW Rosita yang dikabarkan terlantar mencuat setelah menerima pengaduan.

Menurut Paryanto, yang mengadu itu kakak Rosita warga Desa Cibiruwetan jika Rosita adiknya tersebut tersiksa di Irak dan berharap bisa pulang.

"Saya langsung berkoordinasi dengan TKSK Cileunyi untuk melakukan assesment dan investigasi. Memang kondisi TKW Rosita di Irak saat ini, butuh perlindungan dan pertolongan. Sebelumnya, ke keluarga Rosita saya sarankan agar lapor ke desa," tutup Paryanto.**

Author: Yayan Sofyan
Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Alat Berat Diterjunkan untuk Percepat Proses Penanganan Sampah di Jembatan Babakan Sapan Batujajar
Alhamdulillah Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Barat Turun
Bengkel Cat Mobil di Jalan Supadio Bandung Ludes Terbakar
Viral, Seorang Pria Hendak Bunuh Diri dari Jembatan Ceger Bogor Berhasil Diselamatkan Anggota TNI AD
Ada-Ada Saja Seekor Sapi Kurban Masuk Parit, Diskar PB Turun Tangan