BMKG Bandung:

Sesar Lembang akan Gempa Dahsyat 2021 Adalah Hoaks

foto

Foto: BMKG Bandung

GEMPA bumi terakhir yang tercatat oleh BMKG yang terjadi 19 Januari 2021 di Pangandaran.

BANDUNG, KejakimpolNews.com .- Hingga saat ini gempa bumi belum bisa diprediksi. Jika ada pihak yang menyatakan tahun 2021 Sesar Lembang akan melepaskan energi (gempa bumi) yang dikumpulkannya sejak 2012 hingga sekarang, adalah informasi tidak benar atau hoaks.

Demikian salah satu butir dari press release atau rilis yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofiosika (BMKG) melalui Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu menanggapi berita yang akhir-akhir ini mencuat ke permukaan tentang Sesar Lembang yang diprediksi akan menyebabkan gempa dahsyat di Indolnesia khususnya di Bandung.

KejakimpolNews.com mencoba konfirmasi atasa kebenaran press release sejak Selasa (26/1) pagi hingga siang, namun Kepala Stasiun Geofisika Bandung Teguh Rahayu masih sibuk tak bisa menerima telepon. Namun stafnya tidak menyangkal tentang adanya rilis yang dikeluarkan BMKG yang ditandatangani Teguh Rahayu ini telah beredar luas menangkal berita soal Sesar Lembang 

Ada 6 butir yang disampaikan Teguh Rahayu dalam rilis yang berjudul “ Press Release terkait Kegempaan Sesar Lembang” . Rilis tersebut dikeluarkan Senin 25 Januari 2021 ditandatangani Teguh Rayayu selaku Kepala Sasiun Geofisika Bandung. Enam poin itu berisi pernyataan tentang Sesar Lembang dan gempa.

BMKG menyebut, Sesar Lembang merupakan sesar aktif yang panjangnya sekitar 25-29 Km memanjang dari Padalarang melewati Kota Lembang hingga ke Gunung Manglayang yang terbagi menjadi tiga segmnen. Berdasarkan kajian poleoseismik Sesar Lembang pernah mengalami pelepasan energi (gempa bumi) pada tahun 1.600 M.

BMKG mengungkap, secara perumusan empiris dengan panjang sesar 29 Km, jika bergerak bersama akan menimbulkan kekuatan gempa sekitar 6.8 – 6.9 Mw. Terakhir aktivitas gempa bumi yang terekam oleh seismografh BMKG terjadi tahun 2010-2012 sebanyak 14 even gempa bumi, dan hanya 1 kali gempa bumi yang dirasakan yaitui 28 Agustus 2011 yang dirasakan di wilayah Jambudipa Kuril.

BMKG juga mencatat, dari tahun 2012 hingga saat ini belum ada aktivitas gempa bumi dari Sesar Lembang. Namun, sampai saat ini gempa bumi belum bisa diprediksi, sehingga jika ada yang menyatakan bahwa tahun 2021 akan melepasakan energinya, adalah informasi tidak benar atau hoaks.

Potensi kegempaan sesar Lembang memang ada, katanya, hanya kapan waktunya, berapa besar magnitudonya, belum bisa diprediksi. Potensi kekuatan gempa bumi maksimumnya 6.8 – 6.9 Mw, tapi bisa saja energi yang dirilis hanya 40% atau 50% dari energi maksimum.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polres Cianjur Razia Kendaraan ke Arah Puncak
Vaksinasi Tahap Dua Kota Tangerang Sudah Berjalan 52 Persen
Jadwal Mobil SIM Keliling di Bandung
Korban Tenggelam di Pantai Cikaso Garut Selatan itu Calon Pilot
Ini Skenario Pemprov Jabar Relokasi Warga Terdampak Longsor Sumedang