Jasad Perempuan Tersangkut di Akar Bambu Kawasan JL.Setiabudi Ledeng Dievakuasi Damkarmat

Asep Rachmat Hidayat
Petugas Damkarmat Kota Bandung tengah mengevakuasi mayat tak dikenal di Jalan Setiabudhi Bandung.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Sesosok jasad yang ditemukan dalam tumpukan sampah di Jalan Setiabudhi, Cidadap Kota Bandung, ternyata seorang perempuan.
Jasadnya ditemukan warga dalam posisi tertimbun samoah dan juga akar pohon bambu di Jalan Setiabudhi, Keluruhan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/4/2026).
Asep Doni selaku Ketua RW.07 mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari warga yang sedang melatih anjing peliharaannya.
Setelah dilakukan pengecekan ternyata benar posisi mayat tertimbun akar bambu di kebun bambu yang berada di dalam jurang sedalam 200 M.
Deni yang melihat kejadian tersebut, langsung melaporkan ke Damkarmat Kota Bandung melalui Emergency Call. 022-113.
Kepala Damkarmat UPTD Utara, Asep Sudrajat mengatakan, setelah laporan diterima pada Pukul. 22.00 WIB, segera menurunkan 1 regu penyelamat meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP).
"Setelah sampai di lokasi melakukan koordinasi dengan unsur terkait, tak lama kemudian datang bantuan regu Rescue Mako Pusat dan bersama sama melakukan assessment untuk membuka akses penyelamatan menuju ke posisi mayat di dalam tebing setinggi 200 M, mengingat saat itu waktu sudah larut malam lagi pula kurangnya penerangan, sehingga pertimbangannya berbagai faktor keselamatan petugas, sehingga penyelamatan saat itu dihentikan dan dilanjut pagi harinya", ujar Asep Sudrajat.
Asep menjelaskan, besok harinya (Minggu, 19/4/2026) penyelamatan dimulai Pukul. 08.20 WIB dengan cara memasang system Hauling, yakni memasang Tripod diatas tebing, sehingga petugas bisa langsung turun sampai ke titik korban dan untuk bisa mayat itu dievekuasi, Tim Satria Biru terlebih dulu memotong pohon bambu dengan menggunakan Chainsaw, linggis dan bakrik.
"Setelah mayat tersebut berhasil dievekuasi dari dalam jurang, selanjutnya diserahkan ke INAFIS kemudian dikirim ke RS. Sartika Asih Bandung", papar Asep Sudrajat.**
Editor: AseRachmat Hidayat