Berlaku 9-22 Februari 2021

Desa Cempaka Mekar KBB Terapkan PPKM Mikro

foto

KEPALA Desa (Kades) Cempaka Mekar, Asep Yusuf Bhakti.

BANDUNGBARAT,KejakimpolNews.com.- Pemerintah Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, sesuai dengan Instruksi Mendagri (Imendagri) No. 3 Tahun 2021 melalui Surat Edaran (SE) No. 141.1/124/AD.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Wandiana, SH, MM,  mengatakan, PPKM mikro diberlakukan sejak Selasa 9 sampai dengan Senin 22 Februari 2021. Untuk itu Kepala Desa (Kades) Cempaka Mekar, Asep Yusuf Bhakti mengatakan, untuk penanganan Covid-19 dalam rangka mendukung pelaksanaan PPKM Mikro di Desa Cempaka Mekar telah membentuk Posko dan Ruang Isolasi penanganan Covid-19.

"Posko tersebut bertujuan untuk melakukan pencegahan, penanganan, pembinaan dan pelaksanaan penanganan Covid-19, yang merupakan bagian dari tugas relawan Desa aman Covid-19", ujar Asep Yusuf Bhakti.

Menurut Kades Cempaka Mekar, penegakan disiplin protokol kesehatan terus menerus digiatkan, agar masyarakat paham dengan istilah 3 M, seperti Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Menjaga jarak, yang didukung oleh Babinkantibmas, Babinsa, tenaga kesehatan, tenaga pendamping, penyuluh dan mitra desa.

Asep Yusuf Bhakti menjelaskan, dalam rangka PPKM Mikro di Desa, dana desa ditentukan penggunaannya antara lain, untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan paling sedikit sebesar 8 persen dari dana desa yang diterima oleh masing-masing desa untuk kegiatan penanganan pandemi Covid-19.

Yang menjadi kewenangan desa antara lain untuk aksi desa aman Covid-19 dan Satuan tugas desa aman Covid-19, salah satunya prioritas dana desa itu, yaitu Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

"Dengan diberikannya 8 persen dana desa untuk kegiatan penanganan pandemi Covid-19 akan lebih maksimal, sebelumnya pernah diberikan 1 persen, namun belakangan hilang, sehingga harus nombok mencari kesana sini, mudah-mudahan dengan ketentuan 8 persen itu penanganan pandemi Covid-19 di tingkat desa bisa maksimal", ujar Asep. ** 

Editor: maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Istri Kang DS pun Beri "Kadeudeuh" Bagi Korban Puting Beliung
Warga Diminta Waspadai Ancaman Banjir
Kapolri : Penyerang Mabes Polri 'Lone Wolf'
Nekad Terobos Banjir, Mobil Boks dan Kernet Hanyut Ditelan Derasnya Air
13 ABK yang Hilang Belum Ditemukan, Pencarian Diperpanjang 2 Hari