Revitalisasi Pasar Ciputat Akan Selesai Tahun 2021

foto

PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan revitalisasi Pasar Ciputat akan selesai tahun 2021.

TANGSEL, Kejakimpolnews.com.- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan revitalisasi Pasar Ciputat akan selesai tahun 2021. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel, Ade Suprizal, Kamis (25/2-2021).

Dalam revitalisasi Pasar Ciputat, ucap Ade, Pemkot menggunakan struktur ramp yang dilakukan dengan pertimbangan 3 rangkai. Pertama mempertimbangkan penggunaan masyarakat difabel.

"Kami membuatnya sehingga ramah difabel agar seluruh masyarakat bisa terfasilitasi dan bisa melakukan akses sosial yang dibutuhkan, " ucapnya. Untuk yang ke 2,  struktur yang menggunakan beton. Dengan begitu, bangunan akan lebih kokoh dan bisa digunakan sebagai tempat transaksi ekonomi.

Sebab Pasar Ciputat andalan bagi masyarakat mau pun pedagang. Pembangunannya, kata Ade, dibagi menjadi 2 tingkat. Lantai I untuk pedagang sayur, daging dan ikan. Lantai II kios-kios yang dimanfaatkan oleh pedagang bahan kering atau yang lainnya. Kios di lantai dasar, kata Ade, ukurannya 1,5 kali 1,5 meter.

Di lanta II kios berukuran 2,5 kali 2,5 meter persegi. Namun ada pula kios berukuran 2 kali 3 meter persegi. Semua kios ini akan diberikan sesuai dengan kios sebelumnya sudah dimiliki oleh pedagang di bangunan lama. Ade pun menambahkan, bangunan Pasar Ciputat dibuat 2 gedung.

Tahun 2020 gedung B sudah selesai. Kini Pemkot memulai gedung A dengan struktur yang serupa. Sedangkan Kepala Bidang Bangunan Non Perkantoran pada DBPR Kota Tangsel, Ferdaus menerangkan, untuk tahap I sudah 100% selesai. Tahap II pembangunam gefung A dilanjutkan pada April 2021.

"Kalau proses lelang atau pengadaan lancar kita tanda tangani kontrak di bulan April karena proses lelang kurang lebih 40 hari dengan pagu anggarannya Rp. 13,7 miliar, " ungkapnya.

Sedangkan tahap II masa pelaksanaan pekerjaan atau konstruksinya selama 6 bulan. Dengan demikian, jika lelang lancar pada bulan April dan kontrak pembangunan sudah ditandatangani tahap II maksimal akan selesai Oktober atau awal November 2021.

Dia memastikan, seluruh rencana pembangunan revitalisasi pasar itu sudah menyesuaikan dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat yakni Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Seluruh pekerja lapangan sudah dilindungi oleh pemerintah terkait tunjangan pekerjaan dan asuransi.

"Kami sudah memastikan jika mereka sudah terlindungi," ujar Ferdaus. Revitalisasi ini, katanya, merupakan salah satu RPJMD kepemimpinan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany sehingga tahun ini ditargetkan seluruh kios sudah bisa beroperasi dan terisi dengan bangunan yang baru dan fasilitas yang memadai.

"Sekarang para pedagang belum pindah karena masih dalam proses pembangunan untuk 3 lantai. Untuk kegiatan jual beli tidak bisa dipadukan dengan, disamakan, dibarengkan dengan kegiatan konstruksi. Karena, kita mengacu pada Undang-undang keselamatan kerja," pungkas Ferdaus.**

Editor H. Eddy D

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Menkes Mengapresiasi Proses Vaksinasi di Bandara Soetta
Kang DS Wajibkan Sekolah Lestarikan Muatan Lokal
Duhhh... Lansia 70 Tahun Ke Atas Tak Bisa Umrah Lagi
Pangdam III Tabur 3,5 Kuintal Benih Ikan di Kolam Ritensi Cieunteung
Jalan Raya Berubah Jadi Sungai, Rancaekek-Majalaya Terputus