Ini Penjelasan Jubir Satgas

Sudah Divaksin Tapi Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Bisa Terpapar Covid-19

foto

Foto: Humas Kab.Ciamis

JURU bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis dr. H. Bayu Yudiawan, M.M.

CIAMIS, KejakimpolNews.com.- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Wakil Bupati Yana D Putra dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Padahal kedua tokoh publik tersebut sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 beberapa waktu lalu. Kok Bisa?

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis dr. H. Bayu Yudiawan, MM menjelaskan, hal itu bisa terjadi, akibat imunitas yang belum terbentuk secara optimal. “Pembentukan antibodi membutuhkan waktu sehingga saat belum terbentuk kita masih bisa tertular,” ujarnya seperti dirilis Humas Pemkab Ciamis.

Bayu menyebut, Vaksin Sinovac dan Sinoval yang di gunakan di Indonesia termasuk di Ciamis adalah vaksin dengan virus yang sudah dimatikan sehingga aman dan tingkat resiko sangat rendah.

“Sebagaimana kita ketahui vaksin yang dipakai di Ciamis dan di Indonesia pada umumnya kita memakai Sinovac dan Sinoval. Vaksin ini berupa in activated vaksin artinya vaksin ini berasal dari virus yang sudah di matikan,” terang dr. Bayu.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa butuh waktu bagi tubuh untuk membentuk respon antibodi dari vaksinasi biasanya satu sampai dua bulan antibodi akan timbul antibodi yang optimal, jelasnya Saat terjadi paparan, kata Bayu l, infeksi dan antibodi belum terbentuk yang bersangkutan masih bisa terkonfirmasi positif, artiannya tertular, itu untuk vaksinasi tahap ke dua.

“Untuk Bapak Bupati kita ketahui bersama beliau baru di vaksin tahap pertama 3 hari sebelum terkonfirmasi di hari ke-4 nya terkonfirmasi positif terpapar jadi memang belum terbentuk antibodi,” jelasnya. Lebih lanjut ia menjelaskan untuk Wakil Bupati dan Ibu Bupati yang Sudah melakukan vaksinasi tahap ke-2 baru sekitar 2 minggu yang lalu sehingga antibodi juga belum terbentuk optimal.

“Tidak ada perlindungan yang sifatnya 100%. Evikasi dari uji klinis vaksin Sinovac dan Sinoval yang kita pakai bisa memberikan perlindungan 65-90 artinya masih ada kemungkinan 35-10% terjangkit. Namun bila sudah mendapatkan vaksinasi, dampak yang terlalu serius karena memang sudah terbentuk antibodi, ” katanya.

Ditambahkannya, terkonfirmasi positifnya Bupati dan Wakil Bupati Ciamis disebabkan karena aktifitas pelayanan dan kinerja yang sangat padat, serta mobilitas dalam melaksanakan tugas yang mengakibatkan paparan dari luar yang tinggi saat imunitas belum terbentuk optimal.

Saat ini sebagai tindak lanjut, Satgas Covid-19 Kabupaten Ciamis tengah melacak kontak erat dan mensterilisasi seluruh area Gedung Setda Ciamis demi pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ciamis.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polda Jabar Gelar Operasi Keselamatan Lodaya 2021
Banjir Bandang Kertasari Kab.Bandung Memporak-Porandakan 58 Rumah
Ketua DPRD Usul Stilasi BLA Jadi Wisata Edukasi
Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Cederai 14 Orang
BAB di Sungai Cisanggarung, Emak-Emak Hanyut Terseret Arus