Pamer Tembakan Senjata Api di Pasar Andir, Polisi Ringkus 2 Koboy Jalanan

foto

istimewa

INILAH koboy jalanan yang beraksi pamer tembakan dari senjata api rakitan miliknya. Keduanya Andreas Fitrial Bastian (30) dan Aldi Muhammad Rixy (31) kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya meringkuk di sel tahanan Mapolsek Andir.

BANDUNG, KejakimpolNews.com.- Aksi koboy jalanan di Kota Bandung tidak hanya di di Pasar Caringin saja,  di Pasar Andir Kota Bandung pun aksi serupa pun terjadi. Dua pria mengamuk sambil pamer tembakan senjata apinya, membuat para pedagang sekitarnya ketakutan. Keduanya mengamuk dan beraksi ala koboy jalanan karena lapak dagangannya ditertibkan pengurus pasar.

Keduanya, Andreas Fitrial Bastian (30) dan Aldi Muhammad Rixy (31). Aksi mereka berdua tak hanya disaksikan para pedagang melainkan juga terekam CCTV. Karena ulahnya, aparat Polsek Andir turun tangan dan langsung meringkus keduanya. Kini Andreas dan Aldi harus mendekam di sel tahanan Mapolsekta Andir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Peristiwa tersebut terjadi di tempat parkir sebelah utara Pasar Andir, Kelurahan Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung pada Kamis 1 April 2021 lalu sekira pukul 14.20 WIB. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya melalui Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang kepada wartawan, Kamis 15 April 2021, mengatakan kejadian tersebut berlangsung 1 April 2021.

Waktu itu kata Adanan, sekira pukul 14.22 WIB di tempat parkir utara Pasar Andir, pelapor Riki satpam pasar kedatangan Andreas dan Aldi. Sambil marah-mara Andreas dan Aldi ingin bertemu H. Ujang dan Diki untuk mempertanyakan sekaligus mengklarifikasi masalah lapak tempat berdagangnya yang ditertibkan oleh pihak PD Pasar Andir.

Sambil marah-marah itu,  Andreas sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada Riki. Tajk berhenti dui mulut, Andreas mengeluarkan senjata api yang diduga rakitan yang dia bawan. Senjata mematikan itu ia tembakan ke atas satu kali. Riki ketakutan. sebagai korban iapun segera melapor ke Polsek Andirr.

Saat urtu juga beberapa aparat dari Unit Reskrim Polsek Andir berkoordinasi dengan Unit Reserse Mobile (Resmob) dan Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Bandung bergegesa ke lokasi kejadian.  Akhirnya menangkap pelaku Andreas di Gang Budi Darma, Kelurahan Ciroyom.

"Selanjutnya dikembangkan lagi untuk mencari senjata api tersebut dan menangkap pelaku bernama Aldi di Jalan Supadio, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung," lanjut Kasatserse. Senjata api ilegal pun berhasil disitaan lengkap dengan koper beserta amunisinya. senjata api itu ditemukan di rumah kontrakan pelaku Andreas di pinggir Rel KA Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

"Senjata api yang disita adalah jenis pen, empat butir peluru tajam aktif, 14 butir peluru hampa, dan tiga butir selongsong peluru. Pemilik senjata rakitan, Aldi mengaku, senpi dan amunisi tersebut dibeli secara online," jelas Adanan.

Akibat perbuatannya, tersangka Andreas dan Aldi disangkakan melanggar Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951. Mereka terancam hukuman mati atau hukuman seumur hidup, atau hukuman maksimal 20 tahun penjara.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Tanah Longsor di Kampung Cibitung 2 Rumah Terdampak
Layanan SIM Keliling Hari Ini
Alhamdulillah...! Warga Bandung Bisa Laksanakan Shalat Idul Fitri
Pantai Pangandaran dan Batukaras Ditutup Setelah Disesaki Wisatawan
Api Mengamuk di Kafe & Resto Chinook Jln, LLRE Martadinata Bandung