PIPA PDAM Bocor di Jln. Riau Ganggu 70 % Pelanggan, Kini Diperbaiki

foto

Foto: Tangkapan layar netizen

GARA-GARA pipa PDAM bocor, air meluber di Jln.LLRE Martadinata (Riau). Kini pipa tersebut sedang diperbaiki.

BANDUNG, KejakimpolNews.com - Bocornya pipa air minum di Jln.LLRE Martadinata (Riau) Bandung Sabtu (21/8/2021) malam, sekira pukul 19.20 menyebabkan air melimpah mengalir di Jalan raya tersebut, Minggu (22/8/2021) mulai diperbaiki.

Tampak beberapa pegawai yang ditugaskan Perusahan Umum Daerah (Perumda) PDAM Tirtawening Kota Bandung hari itu tengah melakukan perbaikan pipa bocor yang titiknya berada di Jalan LLRE Martadinata tak jauh dari Simpang Jalan Serayu Bandung.

Guna memperlancar perbaikan pipa yang bocor, jalur Jalan LLRE Martadinata dari mulai belokan ke arah Jalan Serayu ditutup hingga Jalan Taman Pramuka. Kendaraan yang melintas dialihkan ke jalan lain.

Menurut Dirut Perumda Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi, pipa yang bocor itu di daerah yang mengalir ke Cisangkuy Lama. Diameternya 900 milimeter atau 90 cm. Pipa ini ini melintas di atas Jalan LLRE Martadinata depan Bank BJB tak jauh dari belokan Jalan Serayu.

Pipa mengalami pecah. Dan saat ini Perumda Tirtawening pun tengah memperbaiki pipa yang bocor tersebut. Air yang mengalir ke pipa tersebut berasal dari instalasi pengolahan air di Jalan Badaksinga. Airnya disuplai dari Cikalong sebesar 1.800 liter/detik melalui dua pipa, ada pipa lama dan baru.

Adapun yang bocor adalah pipa lama yang dibangun tahun 1956 jadi kira-kira sudah sekitar 65 tahun, Perumda Tirtaweningpun tak hanya memperbaiki pipa yang bocor, melainkan menelusuri penyebab pecahnya pipa tersebut.

Kendati bocor, aliran air tidak sepenuhnya terhenti total, PD Tirtawening masih menggunakan satu pipa lagi yang berfungsi untuk menghantarkan air dari Cikalong ke Badaksinga sekitar 700 liter per detik.

Instalasi Badaksinga selain menerima air dari Cikalong, juga dari Sungai Cikapundung dengan kapasitas 650 liter/detik. Sementara itu pengerjaaan pipa yang bocor diprediksi maksimal 3X24 jam. Dampak kebocoran pipa tersebut, ribuan pelanggan terganggu aliran airnya. Konon, hampir 60 hingga 70 persen pelanggan PDAM dipasok dari Badaksinga terganggu.

"Tapi tidak akan mati total. Kita masih mengola 1.350 liter per detik, artinya yang biasa dapat 1 kubik, sekarang hanya setengah kubik. Yang dapat 2 kubik, jadi 1 kubik," kata Dirut PDAM.**

Editor: Maman Suparman

 

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Garasi Berikut 36 Unit Taksi AA di Cimahi Rusak Berat Dilahap Api
4 Pelajar SMP Main Sampan di Waduk Cirata Berujung Duka
Harlah Karang Taruna Tasikmalaya Ditandai dengan Pemberian Penghargaan
Hati-Hati...! Masuk ke Mapolres Cimahi Wajib Scan QR Code PeduliLindungi
BPBD Ingatkan Warga, Waspadai Musim Penghujan Rawan Longsor