Bupati Ingatkan Bermain Layangan Tidak Mengganggu Jaringan Listrik

foto

Dede Suryana

BUPATI Garut, Rudy Gunawan, menerima kunjungan kerja dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Garut, Nugroho,

GARUT, KejakimpolNews.com - Bupati Garut, Rudy Gunawan, menerima kunjungan kerja dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Garut, juga Unit Pelaksana Transmisi (UPT)  PLN Cirebon, dan Komunitas Layangan Garut di Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Garut, Senin (30/8/2021).

Bupati menyatakan, dirinya merasa bangga karena Kabupaten Garut merupakan salah satu penghasil benang gelasan yang berkualitas internasional dan ekspor, bahkan dinikmati bukan hanya di Indonesia saja.

Namun, ia memohon kepada masyarkat untuk bermain layangan di tempat yang aman, agar tidak mengganggu jaringan listrik. “Tentu saya bangga dengan Garut menghasilkan (benang) gelasan-gelasan untuk main layangan, yang berkualitas internasional dan ekspor. Ini luar biasa produksinya dan dinikmati oleh seluruh dunia bukan saja Indonesia. Tapi saya mohon sekali marilah kita main layang-layang di tempat yang aman, supaya tidak mengganggu jaringan listrik, jaringan yang digunakan untuk kita semua, sehingga tidak terjadi korslet atau padam,” ujar Bupati.

Sementara itu, Manager UPT PLN Cirebon, Ahmad Susilo, mengatakan salah satu permasalahan di Kabupaten Garut adalah gangguan akibat layang-layang. Ia mengungkapkan bahwa Bupati Garut akan mendukung PLN terkait dengan pengamanan jaringan akibat layang-layang ini.

“Alhamdulillah kami bisa bersilaturahmi dengan Pak Bupati dan mendapat dukungan terkait dengan pengamanan jaringan akibat layang-layang, dan tadi sudah disampaikan Pak Bupati, beliau akan support penuh dengan mengadakan beberapa kegiatan termasuk salah satunya adalah dengan mengupdate MoU antara Pemda Garut dengan PLN ,” ungkap Ahmad.

Hingga bulan Juli 2021 saja, lanjut Ahmad, ada sekitar 76 kali gangguan jaringan akibat dari layang-layang. “Kalau dari catatan kami untuk saluran udara tegangan tinggi sampai bulan Juli kemarin, itu kurang lebih ada 76 kali gangguan akibat benang layang-layang ini,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Manager UP3 PLN Garut, Nugroho, berharap pihaknya bisa melayani masyarakat dengan maksimal dan meminimalisasi gangguan listrik akibat benang layangan.

“Permasalahan-permasalahan tadi menyebabkan gangguan yang masih masif dikarenakan layang-layang ini bisa diminimalisasi, dan kita tidak menghentikan hobi layangan tapi kita mengakomodasi dan juga kerja sama dengan komunitas layangan, supaya hobi tetap jalan, tapi jaringan listrik tetap aman,” ujar Nugroho.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polrestro Tangerang Panggil Pemilik Proyek Gorong-gorong Tewaskan 5 Orang
Wisatawan yang Terjebak di Waduk Jatiluhur Dalam Kondisi Sehat dan Telah Dipulangkan
Alhamdulillah...! Gibran Pendaki Gunung Guntur Ditemukan dalam Kondisi Selamat
4 Bus Tabrakan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 19 Luka-Luka
Api Mengamuk di Pabrik Tekstil Kasta Timbul Ujungberung