Laka Lantas di Cikapayang -Tamansari

Identitas Pengemudi Pajero Masih Dirahasiakan, Driver Ojol yang Putus Kaki Butuh Darah O

foto

Sonni Hadi

PAMAN korban Agung, driver Ojol yang kehilangan kakinya akibat disambar Pajero Sport, meminta polisi membuka identitas pengemudi Pajero (kiri), Sementara kondisi Agung masih dalam penanganan tim Medis RSHS.

BANDUNG, KejakimpolNews.com - Korban kecelakaan sangat tragis yang terjadi di Jalur Jl.Tamansari-Cikapayang Bandung di bawah flyover Pasupati Jumat (10/9/2021) malam lalu, menyisakan duka yang mendalam bagi korban dan keluarga. Sang Korban seorang driver Ojek Online (Ojol) bernama Agung (26) asal Jln. Cisitu Bandung ini terpaksa harus kehilangan kaki kirinya secara permanen.

Kakinya atau betisnya putus seketika saat sedang mengendarai sepeda motornya tiba-tiba disambar sebuah mobil Pajero Sport warna hitam nomor polisi B 1 ADJ.

Kini kondisi Agung telah sadar di IGD Rumas Sakit Hasan Sadikin (RSHS), ia katanya sempat mengamuk dan menangis melihat betis kiri hilang dan ia pun mulai menyadari akan cacat permanen.

Kini kasusnya sedang ditangani  IGD RSHS. Menurut petugas RSHS, karena korban banyak mengeluarkan darah, pihak RSHS berharap ada donor darah golongan O untuk membantu Agung.

Yang jadi pertanyaan, hingga kini pengemudi Pajero B 1 ADJ yang membuat driver Ojol itu cacat belum diketahui. Bahkan seorang pria yang mengaku paman korban, dibantu beberapa driver Ojol mendesak polisi dari Urlaka Polrestabes Bandung di halaman IGD RSHS untuk menyebut namanya.

"Pokoknya Pak, kami ingin tahu pengemudinya itu siapa? Apakah pejabat, anak pejabat, sopirnya, atau siapapun dia kami tak mau tahu. Sebab bagi kami siapapun orangnya harus bertanggung jawab, jika perlu minta maaf kepada korban. Jika tidak, Bandung akan dihejokeun  (didemo oleh para pengemui Ojol)?" tutur pria yang mengaku paman korban.

Polisi keukeuh tak mau menyebut, ia menegaskan, "Pokoknya tenang, hukum akan tetap berjalan. Pelaku sudah diamankan di Mapolrestabes Bandung. Untuk sementara nama, umur, profesi atau pekerjaannya, masih belum kami buka. Ini semata-mata demi keamanan," tutur seorang polisi dari Urusan Kelacakaan lalu Lintas (Urlaka) menjelaskan kepada KejakimpolNews.com.

Dan memang, situasi masih belum kondusif. Beberapa driver Ojol rekan korban Agung pun terus mencari tahu tentang sopir Pajero yang menyebabkan rekan seprofesinya harus kehilangan kaki kirinya.**

Editor: Sonni Hadi

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Polri Selidiki Terbakarnya Lapas Kls.1.A Tangerang
Komisi Informasi Jabar Ikut Andil pada IKIP 2021
Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, Pembangunan Gereja Bukan Kristenisasi
Berbagai Pihak Berkepentingan Tak Keberatan Gereja Ibu Teresia Dibangun
150 Juta Orang Indonesia Belum Divaksin