Harlah Karang Taruna Tasikmalaya Ditandai dengan Pemberian Penghargaan

  • Jumat, 1 Oktober 2021 | 18:42 WIB
foto

Foto: Istimewa

KETUA Karang Taruna Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin (kiri/rompi baju putih) saat memberikan penghargaan kepada anggota.

TASIKMALAYA, KejakimpolNews.com - Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya merayakan hari lahir (Harlah) ke-61 di Pendopo Baru, Singaparna, Kamis 30 September 2021 Ketua Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin memberikan penghargaan kepada anggotanya yang sudah terbukti sebagai penggerak masyarakat.

"Anggota Karang Taruna diminta aktif dalam membantu meningkatkan ekonomi masyarakat apalagi di masa pandemi sekarang ini," kata Cecep pada awak media.

Bahkan, tambahnya, saat ini kepengurusan karang taruna sudah sampai tingkat RT dan itu bisa dilihat dari adanya gugus tugas Covid-19. "Kita perintahkan, anggota Karang Taruna mulai tingkat kecamatan dan desa harus berkolaborasi dengan Pemdes. Kenapa, karena basis Karang Taruna ini ada di desa," jelasnya lagi.

Cecep menambahkan, dirinya banyak menerima informasi bahwa anggota Karang Taruna ada yang merintis dalam pembentukan objek wisata. "Setelah maju pengelolaannya diberikan kepada pemdes. Hal itu sangat bagus," tuturnya.

Selain membantu peningkatan ekonomi, tambah Cecep, anggota Karang Taruna juga ikut dalam penanggulangan Covid-19 di tengah masyarakat.

"Makanya kami berikan rompi sebegai identitas Karang Taruna di lapangan," tandasnya. Dalam gelar Harlah ke 61, Karang Taruna memberikan penghargaan pada sejumlah anggota. Mereka dinilai telah mendedikasikan dirinya, baik di bidang pendidikan, lingkungan, sosial, seni budaya, pemberdayaan masyarakat hingga disabilitas.

“Mudah-mudahan ini jadi motivasi bagi yang lainnya untuk terus mengabdikan diri kepada masyarakat. Sesuai jiwanya, Karang Taruna itu organisasi sosial yang harus mawas dalam kerawanan sosial,”tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Tasikmalaya. Ditambahkan, pihaknya berpesan agar anggotanya bisa bersinergi dengan pemerintah desa (Pemdes) dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Tantangannya memang cukup besar karena berada pada masa pandemi Covid-19," cetusnya lagi. Meski demikian, kata Cecep, peluang membangkitkan perekonomian tetap besar. Lantaran tiap desa mempunyai potensi perekonomian untuk dikembangkan.

“Paling tidak, itu untuk menunjukkan bahwa Karang Taruna menghadirkan solusi,"jelasnya lagi. Ditambahkan, anggota Karang Taruna juga harus ikut dalam menanggulangi Covid-19.

"Memang sudah berjalan, tapi dengan legalitas Relawan Penanggulangan Covid-19,"pungkasnya.**

Editor: Maman Suparman

Reporter: Budi S.Ombik

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Truk Tabrak Angkot, Lima Korban Luka-Luka Termasuk Sopir
Jasad Korban Tenggelam Perahu Terbalik di Cipunagra Subang Ditemukan
Tim SAR Meluncur ke Cadas Pangeran Cari Yana yang Hilang Misterius
Tangki Kilang Pertamina Cilacap Terbakar Lagi, Ribuan Warga Siaga Dievakuasi
Giliran Rancaekek dan Cileunyi Kebanjiran, Puluhan Rumah Terendam