4 Pelajar SMP Main Sampan di Waduk Cirata Berujung Duka

foto

Foto: SAR

TIM SAR siap mencari siswa SMP yang tenggelam karena sampan yang ditumpangi terbailk di Waduk Cirata.

CIANJUR, KejakimpolNews.com - Main sampan di Waduk Cirata, empat remaja warga Kampung Pasirkawung, Ciranjang, Cianjur, malah berujung duka. Seorang korban dilaporkan tenggelam dan tiga lainnya selamat, ketika sampan yang mereka tumpangi terbalik.

Peristiwa nahas yang menimpa empat remaja ini terjadi di wilayah perairan Ciranjang, Sabtu (2/10/2021) siang sekira pukul 14.00. Korban tenggelam diketahui bernama Rahmat Ramdani (14).

Keempat remaja yang semuanya masih berstatus pelajar SMP itu bersuka ria main-main dengan menggunakan sebuah sampan. Nahas, sampan yang mereka tumpangi malah terbalik saat posisi mereka mulai menjauh dari pantai. Tiga korban berhasil menyelamatkan diri dengan memegangi badan perahu yang terbalik. Sementara Rahmat Ramdani tenggelam ditelan arus Waduk Cirata.

Masyarakat sekitar berusaha melakukan pencarian, tapi korban tak kunjung ditemukan. "Kantor SAR Bandung menerima informasi dari Polair Cianjur terkait peristiwa itu petang harinya pukul 18.05," kata Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah.

Deden menyebut, pihaknya langsung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Pukul 21.30 Tim rescue Basarnas tiba di Pos Polair Polres Cianjur dan langsung berkoordinasi dan asessment awal.

Hasil pertimbangan teknis di lapangan, pencarian korban malam itu dihentikan, dan dilanjutkan pada Minggu (3/10/2921) pagi. Unsur SAR gabungan yang terlibat yaitu Basarnas, Polair Polres Cianjur, BPBD Cianjur, Dishub Cirata, Damkar Cianjur, Jagabala dan IEA Cianjur.**

Editor: Dede Suryana

Bagikan melalui
Berita Lainnya
DPU Turunkan Alat Berat 7 Titik Jalan Provinsi di Jampang Tengah Tertimbun Longsor
Perempuan Paruh Baya Tewas Terlindas Truk Tangki di Jln. Rumah Sakit Ujungberung
Di Lokasi Bencana Garut Mensos Berencana Dirikan Lumbung Sosial
Massa Buruh Blokir Jalan Cimareme, Arus Lalin Macet Total
Aneh Backhoe di Cibeusi Jatinangor itu Tiba-Tiba Terbakar