Di Cisarua, Ngamprah, Cikalongwetan

Tebing Longsor di Tiga Tempat KBB, Jalan dan Rumah Tertimbun Tanah

foto

Asep Rahmat Hidayat

SALAH satu lokasi tanah longsor di Kampung Babakan Nyampay Kecamatan Cisarua. Kab. Bandung Barat, selain menutupi ruas jalan desa juga mengancam rumah warga.

BANDUNG BARAT, KejakimpolNews.com - Akibat hujan terus menerus sejak siang hingga sore, Jumat (19/11/2021) terjadi tebing longsor dan banjir lumpur di tiga lokasi wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung Barat, Amas mengatakan, bencana longsor yang pertama terjadi di Kampung Babakan Nyampay RT.02/RW.02, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, KBB.

Di kawasan ini tebing setinggi 15 meter longsor mengakibatkan jalan desa sepanjang 20 meter tertutup material longsor dengan ketebalan tiga meter/ Tercatat ada satu unit rumah milik warga yang berdekatan dengan lokasi longsor terancam.

"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya jalan desa dari Cipada, Cisarua menuju Cipada, Cikalong Wetan terputus karena tertutup material longsor," ujar Amas, Sabtu (20/11/2021).

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD KBB itu menjelaskan, bencana longsor kedua terjadi di Kampung Paratag RT.01/RW.02, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua. KBB, akibatnya tebing setinggi tiga meter dengan panjang empat meter longsor menimpa teras rumah milik Agus Tyas (45).

Saat itu sekira pukul 13.00 WIB sedang turun hujan tiba-tiba terjadi longsor dan tidak menimbulkan korban jiwa. Sedangkan longsor berikutnya terjadi di Kampung Cikawati RT. 04. RW.03, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, KBB. Akibatnya ruas jalan desa untuk sementara tidak bisa dilalui.

Saat itu terjadi sekitar pukul 14.40 WIB, tiba-tiba bahu jalan desa sepanjang 20 meter dengan tinggi 25 meter itu amblas akibat diterjang longsor. Tanah basah berlumpur memenuhi jalan desa.  Bahkan selebihnya,  hampir 90 persen permukaan jalan retak-retak akibat tanah bawahnya tergerus longsor.

"Pada musim hujan seperti sekarang ini diharapkan kepada masyarakat KBB agar lebih waspada dalam menyikapi bencana alam tanah longsor", papar Amas.**

Editor: Asep Rahmat Hidayat

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Pencarian Ibu dan Anak yang Hanyut di Sungai Ciwangun Sementara Dihentikan
Distop Polantas karena Tak Pakai Helm, Pria itu Bakar Sepeda Motornya
Cadas Pangeran Longsor, Batu-Batu Besar Menutup Akses Jalan Bandung-Sumedang
Mereka yang Terpapar Omicron Mayoritas Telah Divaksin Lengkap
Film Sepeda Presiden Dirilis, Angkat Kisah Lucu Anak-anak Papua