Asyikkk...! Libur Natal dan Tahun Baru, Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi

foto

Yayan Sofyan

BELAKANGAN ini sedang dikebut pemasangan girger di kawasan Simpang Susun Cileunyi yang nantinya akan mnenghubungan antgara Tol Purbaleunyi- Tol Cisumdawu.

CILEUNYI. KejakimpolNews.com - Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), ruas jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) ditargetkan segera dioperasikan. Untuk mengejar target tersebut, sejumlah titik di proyek ruas tol Cisumdamu, Rabu (1/12/2021) kini dikebut pengerjaannya.

Di antaranya penyelesaian pemasangan girder di simpang susun Tol Cileunyi oleh China Road and Bridge Corporation (CRBC) yang mengerjakan proyek tersebut.

Ihwal ruas tol Cisumdamu ditargetlan beroperasi saat libur Nataru,  ini dikatakan Hanif Mantiq, Direktur Utama PT Jasa Sarana sebuah BUMD milik Pemprov Jawa Barat, yang ikut dalam konsorsium Tol Cisumdawu.

Dengan dioperasikannya Tol Cisumdawu, jarak Bandung- Sumedang akan ditempuh kurang dari satu jam saja. "Kita berharap akhir Desember (2021) ini sudah benar-benar bisa beroperasi," katanya kepada wartawan di Bandung.

Jika ruas tol Cileunyi-Cimalaka sudah dioperasikan, dipastikan perjalanan dari Bandung ke Sumedang atau sebaliknya, akan ditempuh dalam waktu singkat karena tidak melalui kawasan Cadas Pangeran yang meliuk-liuk dan kerap disergap macet.

Ruas Tol Cisumdawu terbagi atas tiga seksi, di antaranya seksi I Cileunyi-Rancakalong sepanjang 11,45 km. Seksi II, Rancakalong-Sumedang 17,05 km dan Seksi III Sumedang-Cimalaka, panjang 4,05 km.

Selain itu, seksi IV yang mencakup Ujungjaya-Dawuan sepanjang 6,06 km, telah siap dioperasikan, plus akses tol ke Bandara Kertajati. "Semuanya sudah siap. Tinggal menunggu pengoperasianya saja," tutur Hanif.

Sebetulnya, pada 30 September 2021 lalu, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono serta Menhub, Budi Karya Sumadi telah melakukan peninjauan progres Tol Cisumdawu.

Dalam peninjauan kala itu, Luhut meminta Tol Cisumdawu rampung dan dioperasikan akhir 2021 ini. "Proyek ini (harus) segera selesai dan tersambung dari Cileunyi sampai Dawuan di akhir tahun 2021," katanya.

Pada realisasinya, PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) yang menggarap pengerjaan seksi III hingga VI Tol Cisumdawu, masih harus menuntaskan pembebasan lahan di seksi IV Cimalaka-Legok-sepanjang 8,2 km. Dan seksi V Legok-Ujungjaya-sepanjang 14,9 km.

Diakui Hanif Mantiq, lahan yang sudah dibebaskan sejauh ini baru separuh dari yang dibutuhkan. "Porsi lahan di dua seksi ini sudah di atas 50 persen dan bisa dikebut. Targetmya adalah April 2022 ini bisa dibuka," ujarnya.

Secara keseluruhan, Tol Cisumdawu memiliki panjang 60,1 km. Akan berfungsi vital untuk mendukung akses ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Sementara itu, Humas CRBC Mulsani yang mengerjakan penyelesaian pengerjaan di kawasan simpang susun Tol Cileunyi terkait dengan Tol Cisumdawu ketika dikonfirmasi, Rabu (1/12/2021) siang sejauhmana penyelesaian pengerjaannya belum bisa dikonfirmasi. Muslani yang dihubungi melalui telepon selulernya terkait pemasangan girder di Simpang Susun Tol Cileunyi meski HP nya aktif, belum diangkat.**

Editor : Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Mereka yang Terpapar Omicron Mayoritas Telah Divaksin Lengkap
Mencari Kesepakatan Peduli Perlidungan Hak Perempuan dan Anak Melalui FGD
Gunung Manik Diterjang Longsor, TNI dan Warga Turun Tangan Membersihkan
85 Orang Tewas di Jalan Raya Kuningan Selama Tahun 2021
Warga Sentul Sambut Kehadiran Klinik Baru Cek-O