Ulah Oknum Bobotoh Nyalakan Flare, Persib Mesti Bayar Denda Rp400 Juta

foto

Foto: Istimewa.

PENYALAAN Flare masih saja dilakukan oleh onkum Bobotoh, tidak peduli dilarang keras. Yang rugi manajamen Persib harus merogoh kocek dalam-dalam. Sekali bakar denda Rp200 juta. disanksi berat.

BANDUNG, KejakimpolNews.com- Untuk kesekian kalinnya, Persib harus merogoh kocek dalam-dalam akibat ulah penonton. Komisi Disiplin (Komdis) menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp200 juta akibat ulah oknum suporter yang menyalakan flare pada pertandingan tandang kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, 19 Agustus 2022 lalu.

"Tim Persib melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2018 karena terjadi penyalaan flare dalam jumlah banyak oleh oknum suporter Persib di Tribun Barat sisi Utara dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran kode disiplin," demikian bunyi salinan keputusan Komdis PSSI tertanggal 24 Agustus 2022.

Dalam salinan keputusan tersebut disebutkan, denda sebesar Rp200 juta merujuk kepada Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, seperti dilansir dari laman Persib.

Ancaman denda lebih berat akan kembali dijatuhkan jika kasus yang sama terulang lagi. "Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," tulis keputusan tersebut.

Entah sampai kapan oknum bobotoh berbuat ulah sehingga merugikan Persib, baik tatkala Persib bertandang maupun sedang maiun di kandang, Hukuman penyalaan flare ini adalah yang kedua. Sebelumnya, Persib juga didenda sebesar Rp200 juta pada pertandingan tandang melawan Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, 24 Juli 2022 lalu.

Sungguh suatu kertiga yang cukup besar bagi Persib, padahal kompetisi baru memasuki pekan keenam, namun Persib harus menanggung denda sebesar Rp 400 juta akibat ulah oknum suporter yang menyalakan flare di kandang lawan.

Persib tentu saja kecewa dengan ulah oknum suporter yang menyalakan flare di kandang lawan tersebut. Padahal, Persib sudah berulang kali mengingatkan seluruh suporternya untuk tidak membawa, apalagi sampai menyalakan flare di dalam stadion. Sebab, selain mengancam keselamatan dan kesehatan, menyalakan flare juga bisa merugikan tim sendiri.

Kubu Persib berharap, kejadian menyalakan flare di Stadion Maguwoharjo yang berakibat pada hukuman denda kedua sebesar Rp 200 juta tersebut, menjadi yang terakhir dilakukan oleh oknum suporter.

Ke depan, Persib sangat berharap, seluruh suporter bisa bekerja sama, bersikap santun dan menghormati tim tuan rumah, termasuk tidak lagi menyalakan flare, baik di Bandung maupun di laga tandang.** (Gaiskha)

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya