Kartun GBM 21:

Bantuan Pakaian Wanita Numpuk, Sejumlah Pria Pengungsi Gempa Cianjur pun Berdaster dan Berkerudung

foto

Foto: Istimewa

PRIA BERDASTER. Para pria di pengungsian mengenakan daster, tak sekadar hiburan namun imbauan untuk dermawan, jika kirim bantuan bukan hanya pakaian wanita saja melainkan juga pakaian pria.

CILEUNYI, KejakimpolNews.com- Di tengah suasana duka menyusul gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022) lalu ternyata diwarnai momen menggelitik dari sejumlah pengungsi.

Momen tersebut videonya diunggah oleh sejumlah akun di media sosial (medsos) baik WhatsApp, Facebook, twiter atau instragram hingga viral.

Dalam unggahannya,  para pria korban gempa Cianjur memilih untuk mengenakan pakaian wanita. Bukan tanpa sebab, para kaum Adam di sejumlah posko pengungsian kesusahan mendapatkan pakaian pria yang layak.

Pasalnya, bantuan berupa pakaian lebih banyak untuk wanita. Sehingga, membuat sejumlah pria mengenakan daster atau gamis dan berkerudung.

Viralnya video para kaum Adam mengenakan pakaian wanita tersebut ternyata betul adanya dan bukan hoaks. Karena bantuan pakaian wanita menumpuk sementara bantuan pakaian pria minim, sejumlah pria terpaksa mengenakan pakaian wanita.

Berita tersebut bukan hoaks dan dibenarkan Enang Syamyu (50) dari komunitas pencinta alam warga Kampung Sadang RW 11 Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung dan Ahmad Kurnia serta Reza Arrizal Mutaqin, pentolan Karang Taruna Kompleks Griya Bukit Manglayang RW (Kartun GBM 21) desa yang sama.

"Viralnya video kaum Adam pengungsi korban gempa bumi Cianjur mengenakan pakaian wanita, ini fakta bukan hoaks. Setetelah kami dari komunitas pencinta alam mendatangi sejumlah pos pengungsian di Kecamatan Cugenang beberapa hari lalu, didapati sejumlah pengungsi pria mengenakan daster,"kata Enang kepada KejakimpolNews.com di Cileunyi, Minggu (27/11/2022) malam.

Intinya, kata Enang mereka butuh juga bantuan pakaian pria, tidak melulu pakaian wanita. "Memang setelah kami mendatangi para pengungsi di sejumlah pos pengungsian sambil memberikan sedikit bantuan dan memberikan semangat atau legegnya trauma healing, bantuan pakaian untuk pria minim," ucap Enang.

Menurut Enang, selain para pengungsi butuh juga bantuan pakaian pria, di sejumlah pos pengungsian di pelosok yang sulit terjangkau kini butuh air bersih.

Hal senada dilontarkan pentolan Kartun GBM 21 Desa Cinunuk Ahmad Kurnia dan Reza Arrizal. Meski keduanya bersama anggota Kartun lainnya saat memberikan bantuan di pos pengungsian Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Minggu (27/11/2022) sore tak melihat ada pengungsi pria mengenakan pakaian wanita, namun mereka sangat berharap bantuan pakaian pria pun dikirim.

"Saat Kartun GBM 21 memberikan bantuan beras, mie instan, makanan ringan dan obat-obatan, termasuk pakaian bekas layak pakai mereka meminta bantuan juga pakaian pria. Menurut mereka, bantuan pakaian untuk wanita numpuk sementara pakaian pria minim" tutur Reza.

Video sejumlah pria korban gempa Cianjur mengenakan daster dan gamis diunggah oleh laman TikTok @s3_kastrol. Dalam video, memperlihatkan sejumlah pria memakai baju wanita lengkap dengan kerudung. Melihat aksi ini, banyak warganet yang berpendapat kalau mereka bisa mencairkan suasana di tengah kesedihan yang melanda.

Ucapan terima kasih dari mereka kemudian diunggah oleh laman TikTok @cah_pinggiran_ae. Berada di posko pengungsian, mereka mengucapkan terima kasih dalam bahasa Sunda, "Hatur nuhun, bantosanna katampi pisan (terima kasih, bantuannya sangat kami terima)," kata para pria dengan kompak, seperti dikutip KejakimpolNews.com dari laman TikTok @cah_pinggiran_ae, Minggu (27/11/2022).

Aksi para pria korban gempa Cianjur memakai baju wanita itu pun mendapat tanggapan dari Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Bahkan, pria yang ketap disapa Kang Emil ini membagikan tangkapan layar unggahan laman Instagram @cimahi24jam.

Dalam keterangan unggahan, orang nomor satu di Jabar ini mengimbau agar para donatur juga memperbanyak baju laki-laki. "YTH para donatur. Jika menyumbang baju, mohon diperbanyak baju pria juga. Agar para bapak-bapak tidak memakai daster semeriwing terus di pengungsian. Pakaian dalam yang masih juga sangat dibutuhkan. Silakan kirim ke pendopo Bupati atau via @jabarquickresponse," tulis Ridwan Kamil.

Seperti biasa, gubernur yang satu ini juga memberikan kalimat penutup yang humoris di caption unggahan tersebut. Jika tidak ada yang memberikan donasi baju untuk laki-laki, nanti nama mereka akan berganti ketika siang dan malam hari.

"Karena jika tidak, maka siang Joni dan Yanto, malam jadi Jeni dan Yanti karena itu", tambah Ridwan Kamil. Video yang diunggah oleh laman TikTok @cah_pinggiran_ae tersebut sudah ditonton hingga 3 juta kali.

Aksi para pria korban gempa Cianjur itu pun menuai berbagai komentar dari warganet. Bukan hanya sekadar video lucu, namun momen tersebut juga sekaligus meminta tolong para donatur agar memperbanyak juga bantuan pakaian untuk laki-laki. Seperti imbauan Ridwan Kamil.

"Mencairkan suasana, sehat-sehat aa aa, bapa bapa, semoga Cianjur segera pulih," tulis akun @atinaa.np. "Di mana ada kesedihan, di situ ada keceriaan, sing sarehat wargi-wargi Cianjur," tulis akun @robiirwansyah3. "Tetep semangat aja wargii Cianjur sadyna. Semoga Allah menjaga kalian semua," tulis akun @bubu.rw3.

"Ya ampun ada-ada aja, sabar mas semoga datang bantuan bawa baju Koko, semoga sehat selalu buat para korban gempa Cianjur aamiin3x," tulis akun @diendaku1.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Gubernur Ajak Warga Menjaga Kebersihan Masjid Raya Al Jabbar
Gubernur Jabar Dukung Kodam III Siiwangi Mempelopori Penggunaan Mesin Teknologi Pengolah Sampah
Viral, Nama Tempat Pasir Hxxncxxt di Ciamis Diganti Jadi Mumunggang Bangkelung
Jelang Imlek, Penjual Pernak-Pernik di Pasar Lama Mulai Bermunculan
Di Garut Ada Pasar Bahagia Cukup Bayar Pakai Do'a