Mulai Rabu Hari ini Penumpang KRL Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin

foto

PARA penumpang KRL mulai Rabu harus memperlihatkan sertifikat vaksin.

TANGSEL, KejakimpolNews.com- Hari Rabu ini, KAI Commuter memberlakukan sertifikat vaksin sebagai syarat untuk menggunakan KRL. Syarat sertifikat vaksin, nantinya akan menggantikan syarat lainnya berupa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) dan syarat lainnya.

Akan tetapi, per hari Rabu (8/9/2021) hingga Jumat (10/9/2021) mendatang, pihak KAI masih dalam masa sosialisasi dan nantinya pada Sabtu (11/9/2021), surat lain selain sertifikat vaksinasi tidak berlaku.

Contohnya di Stasiun Jurangmangu, Jalan Tegal Rotan Raya, Ciputat, Tangsel dua petugas nampak sedang berjaga sebelum pintu masuk peron. Mereka bertugas menanyakan kelengkapan dokumen dan juga menyosialisasikan penggunakan sertifikat vaksin akan diberlakukan.

"Sudah vaksin bu? Boleh tunjukan sertifikat vaksinnya," kata petugas kepada calon penumpang KRL di Stasiun Jurangmangu, Rabu (8/9/2021). Ada pula, calon penumpang yang masih menunjukan STRP sebagai syarat menggunakan KRL.

"Saya hanya bawa STRP saja," ujar calon penumpang. "Hari ini masih diperbolehkan. Selanjutnya dimohon menunjukan sertifikat vaksin atau download aplikasi Peduli Lindungi ya bu," timpal petugas.

Calon penumpang KRL, Sekar (27) merasa syarat penunjukan vaksinasi merupakan hal yang baik. "Saya pikir bagus yah. Supaya nantinya, orang yang belum vaksin bisa cepet vaksin, biar aman semuanya," ujar Sekar.

Sementara itu, VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, jika sertifikat vaksin akan menjadi syarat mutlak bagi pengguna KRL, "Syarat sertifikat vaksin ini mulai berlaku efektif pada Rabu 8 September 2021.

Namun mulai Rabu hingga Jumat adalah masa transisi sehingga surat-surat dokumen perjalanan ataupun sertifikat vaksin dapat diterima untuk menggunakan KRL.

Selanjutnya mulai Sabtu (11/9/202) dokumen perjalanan yaitu STRP, surat tugas, surat keterangan kerja, maupun surat dari pemerintah setempat sudah tidak berlaku lagi sebagai syarat untuk naik KRL karena harus menunjukkan sertifikat vaksin," jelas Anne.

Para pengguna yang belum divaksin karena alasan medis misalnya para penyintas Covid-19 dapat menunjukkan surat keterangan resmi dari dokter di Puskesmas maupun Rumah Sakit mengenai kondisinya. Dengan surat keterangan yang sesuai, para pengguna ini tetap dapat menggunakan jasa KRL.

Masih kata Anne, pihaknya mengimbau untuk menyiapkan sertifikat vaksin baik itu digital maupun cetak. "Kami himbau selalu menyiapkan sertifikat vaksin dalam bentuk cetak ataupun digital sebagai antisipasi saat aplikasi tidak dapat digunakan," ungkapnya.

"Meskipun ada perubahan syarat perjalanan ini, kami mengajak pengguna untuk tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan dan seluruh aturan yang berlaku. Karena masih berada dalam masa pembatasan kegiatan, kami juga mengajak pengguna untuk sebisa mungkin tetap memaksimalkan aktivitas dari rumah," tutup Anne.**

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Tak Ada Kado Istimewa di HUT ke-20 Kota Tasikmalaya, 30 Orang Luncurkan "Kota Resik".
Waduuuhhh...! 46 Orang Warga Garut Menjadi Korban Gigitan Anjing
Tradisi Siraman Jelang Maulid Nabi Muhammad SAW di Keraton Kasepuhan Diwarnai Kericuhan
Merpati Harga Miliaran Rupiah, Bukan Omong Kosong Tapi Kenyataan
Awas...! Jangan Terlalu Lama di Depan Komputer, Bila Tidak Ingin...