Memilih Pemimpin Ala Bola Pingpong dan Telor Asin dari Brebes

Dedi Asikin
Dedi Asikin
Oleh DEDI ASIKIN
(Wartawan Senior)
DALAM beberapa pertemuan silaturahmi Keluarga Besar H.A. Asikin, saya sering menyampaikan tentang sulitnya mencari dan memilih pemimpin. Di Jakarta orang lagi trending menyoroti kepemimpinan nasional.
Ada yang menilai lepemimpinan presiden Prabowo Subianto terkesan lamban dan seperti ragu untuk melangkah. Ada yang bilang ibarat singa yang hanya mengaum saja belum juga menerkam.
Teranyar ada usul agar Prabowo membubarkan "geng Solo" karena selama ini seperti ada "Matahari Kembar" kursi yang sudah dilepas masih digoyang goyang terus, dan mengeluarkan titah kepada para pendukungnya yang masih setia. Presiden juga diminta membubarkan relawan-relawan yang keberadaannya kini sudah tidak relevan lagi
Di Tasikmslya Selatan teman-teman di Presidium pembentukan Daerah Otonomi (DOB) Tasikmalaya Selatan sedang ramai menyoroti bupati Cecep Nurul Yaqin. Yang jadi topik baru-baru ini bupati hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) itu mau ngutang yang jumlahnya lumayan besar.
yang tidak disukai Amerika Serikat dan negara-negara lain pemegang hak veto di PBB. Di dalam negeri, Bung Karno juga cenderung lkonsisten, seperti menanggapi G30S PKI, ada kesan melindungi PKI
Tapi sayang jabatannya Habibie tidak mulus dan melaju terus menjadi presiden lagi karena pertanggungjawaban di depan anggota DPRRI ditolak, apalagi saat itu hasil jajak pendapat menyebabkan Timor Leste lepas dari NKRI.
Yang paling mengcewakan adalah Jokowi. Sosok wong Solo ini ibarat pilot pesawat. Take off nya mulus tapi ketika landing diterpa turbulensi sehingga pesawat berguncang.
Jokowi dianggap presiden yang paling banyak menimbulkan kontroversi dan pelemik. Di antaranya membangun dinasti politik melalui cawe cawe, dan juga utang menumpuk di antaranya untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur dan Kereta Api Cepat Whoosh yang milainya fantastis. Siapa yang bertanggung jawab, tentu saja generasi dan rezim berikutnya.
Makanya memilih calon pemimpin itu jangan terlalu berharap bisa bulat seperti
bola pingpong. Yang didapat paling lonjong kaya telor asin dari Brebes. Apa boleh buat.**

