Ciptakan Kampus Bersih Narkotika, BNNK Kuningan Tes Urine 472 Mahasiswa Uniku, Bagaimana Hasilnya?

foto

Foto: Whyr

BNNK Kuningan melakukan tes urine bagi 472 mahasiswa Universitas Kuningan (Uniku).

KUNINGAN, KejakimpolNews.com — Komitmen mewujudkan lingkungan kampus yang sehat dan bebas dari bahaya narkotika terus dibuktikan secara nyata.

Pada Senin, 21 September 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan menggelar tes urine massal pemeriksaan gelombang pertama bagi 472 mahasiswa baru jalur reguler Universitas Kuningan (Uniku) di lingkungan kampus Uniku mulai pukul 09.00 WIB.

Hasilnya sangat membanggakan. Berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan di lokasi, seluruh peserta gelombang pertama yang berjumlah 472 mahasiswa baru jalur reguler tersebut dinyatakan 100% negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya, S.Pd., M.Si., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi dan langkah proaktif yang ditunjukkan oleh civitas akademika Universitas Kuningan dalam memproteksi para mahasiswa baru.

"Hasil negatif dari 472 mahasiswa baru pada gelombang pertama ini adalah kabar yang sangat menggembirakan sekaligus bukti nyata integritas generasi muda kita di Kuningan. Namun, deteksi dini ini bukan sekadar formalitas, melainkan benteng pertahanan utama untuk memastikan ruang belajar mereka tetap steril dari ancaman barang haram," tegas Agus Mulya.

Ia juga menambahkan bahwa BNNK Kuningan akan terus mengawal komitmen P4GN di lingkungan pendidikan agar semangat hidup sehat tanpa narkoba menjadi gaya hidup yang melekat pada diri setiap mahasiswa.

Langkah preventif di lapangan ini dipimpin oleh Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Kuningan, Dedy Nuryadi, S.E., beserta jajaran personel BNNK sebagai bagian dari implementasi amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Mari kita dukung dan jaga bersama lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, dan berprestasi tanpa narkoba. Kampus bersih narkoba, masa depan bangsa makin bersinar!.**

Author: WHJR
Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya