Alumni SMA Kosgoro Gelar Reuni Emas, Merenda Kasih Menjalin Silaturakhmi

Foto: Whyr
Reuni emas para alumni SMA Kosgoro Kuningan.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Lembaga Pendidikan Kosgoro Kuningan sejak puluhan tahun silam sudah bubar, namun para alumni SMA Kosgoro Kuningan yang tersebar di berbagai penjuru Kota tetap eksis dengan menggelar "Reuni Emas" (Reuni Akbar 50 Tahun).
Acara digelar di Gedung Sanggariang Jl. Siliwangi, Senin (23/03/2026) dan berlansung dalam suasana Idul Fitri 1447 Hijriah. Tampak hadir Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama Wabup Tuti Andriani dan Sekda Uu Kusmana
Reuni emas bertajuk “Merenda Kasih Menjalin Silaturahmi”, dihadiri ratusan alumni lintas generasi dari berbagai daerah untuk melepas rindu dan berkisah tentang nostalgia "zaman baheula" ketika menimba ilmu di SMA Kosgoro.
Seperti diketahui, eksistensi SMA Kosgoro yang sempat berjaya pada masanya, kini secara fisik telah bertransformasi menjadi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17.
Bupati Dian RY mengapresiasi Reuni Emas SMA Kosgoro. Reuni akbar 50 tahun ini kara Bupati, sebuah rentang perjalanan waktu yang cukup panjang.
"Meski hari ini SMA Kosgoro sudah tidak tegak berdiri sebagai institusi dan bangunannya kini digunakan untuk mendidik putra-putri di SDN 17, namun sesungguhnya Kosgoro tidak benar-benar hilang," ungkapnya.
"Sekolah adalah tentang memori dan warisan yang ditinggalkan. Ini bukan berbicara soal bangunan atau papan nama, tapi sekolah itu akan selamanya terpatri dalam ingatan para muridnya,: kata bupati.
"Kosgoro telah banyak melahirkan prestasi dan alumninya kini tersebar di berbagai bidang. Saya berharap keguyuban ini tetap bisa bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menghadapi pekerjaan rumah yang masih besar di Kabupaten Kuningan,” tambahnya.
Terpisah, Sekda Uu Kusmana, menekankan reuni ini bukan sekadar nostalgia, melainkan satu momentum konsolidasi jejaring alumni sebagai kekuatan sosial.
“Jika dilihat dari perspektif pembangunan, alumni ini adalah aset terbesar. Meskipun SMA Kosgoro sudah tidak ada, tapi akan dikenang sepanjang masa. Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Reuni, Nanang, memaparkan antusiasme luar biasa dari para alumni. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini berhasil menghimpun partisipasi dana yang cukup besar, mencapai puluhan juta rupiah, yang berasal dari donasi lintas angkatan serta kontribusi ratusan peserta yang hadir.
Lebih jauh, Nanang bernostalgia mengenai keterlibatan langsung para siswa dalam sejarah pembangunan fisik sekolah puluhan tahun silam.
“Kami dulu ikut mengecor, dari lantai dua sampai lantai tiga. Jadi secara historis, kami punya andil terhadap berdirinya SMA Kosgoro,” kenangnya bangga.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman



