Ritual "Dukun" Thailand di SU GBK Saat Final FIFA ASEAN Cup 2026 Tak Mempan Hadapi Daya Juang Timnas Garuda

Tangkapan layar/Netizen.
Pria berkaus hijau berkaus tim oficial Timnas Thailand diduga "dukun" sedang melakukan ritual di pinggir lapangan.
JAKARTA, KejakimpolNews.com -- Perilaku seorang anggota Tim Oficial Thailand yang diduga merangkap dukun saat Timnas Gajah Perangnya melawan Timnas Garuda, kini ramai jadi bahan perbincangan dan video ritualnya viral di media sosial (medsos).
Seperti yang diunggah akun @sabarsolo, videonya viral dengan narasai "Dukun Timnas Thailand ini beraninya praktek di Tanah Mak Lampir".
Tampak dalam video "dukun" berkepala botak dan mengenakan kaos hijau sama seperti tim oficial Thailand lainnya, mukutnya komat-kami lalu membawa sebotol minuman air mineral, sambil berjongkok ia buka tutup botol lalu menuangkan isinya di pinggir lapangan, dilihat pemain cadangan dan oficial lainnya.
Ada juga foto dan video lainnya yang memperlihatkan pria yang diduga dukun atau praktisi spiritual asal Thailand melakukan ritual jampi-jampi. Selanjutnya melafalkan mantra sambil membawa sesajen di dekat foto pemain Timnas Indonesia menjelang pertandingan final.
Hal yang juga mencurigakan, seorang netizen curiga ketika melihat di dekat tempat tembakan sudut ada botol-botol air mineral dan benda lainnya. Kalau tidak salah ada 3 benda di setiap sudut lapangan bola itu.
Dan kecurigaan itu beralasan katanya, sebab setiap pemain Indonesia mengambil tendangan sudit, selalu lemah dan mudsah diantisipasi lawan. Pun ketika akan mengumpan silang dari sayao kiri atau kanan konak penalti Thailand, pemain pemain Indinesia yang bisa lari kencang tapi tendangannya sangat lemah.
Tak hanya dukun, kiper Thailand juga selalu membawa sesuatu ke dekat gawangnya. Bisa jadi dia membawsa jimat agar dia tidak kebobolan atau untuk melemahkan pemain2 kita.
Tetapi terlepas ada dukun atau tidak, kenyataannya hasil pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 itu Timnas Indonesia asuhan John Herdman sukses mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 (setelah imbang 2-2 selama 120 menit).
Ihwal ada dugaan dukun, justru warganet di media sosial meresponsnya dengan berbagau komentar jenaka. Ada yang menyebut bahwa praktik perdukunan dari luar negeri "tidak mempan" atau kalah telak melawan doa dan mental tanding Skuad Garuda di kandang sendiri.**
Editor: Maman Suparman