Pemancing Tewas Tenggelam di Curug Leuwi Harupat Sungai Cidurian Saat Akan Mengambil Joran yang Kecemplung

foto

Yayan Sofyan

Petugas evakuasi seorang pemancing yang tewas di Curug Leuwi Harupat Sungai Cidurian

BANDUNG, KejakimpolNews.com - DD (19) seorang pemuda pemancing tewas tenggelam di Curug Leuwi Harupat, Sungai Cidurian, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Selasa (13/10/2026) siang.

Korban sebelumnya mau mengambil alat pancing atau joran yang kecemplung dan terseret arus ke tengah sungai. Namun tragis, saat menceburkan diri ke sungai akan mengambil joran ia tenggelam.

Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi mata, korban tenggelam karena tidak bisa berenang setelah menceburkan diri ke curug sungai tersebut dengan kedalaman tiga meter lebih.

Peristiwa tragis ini terjadi ketika DD sedang memancing bersama seorang rekannya. Saat jorannya lepas dan terbawa ke tengah sungai, korban melepas baju dan melompat untuk mengambilnya.

Sementara itu, Danru Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung, Encep Iman Nurdin, membenarkan kronologi kejadian yang menimpa korban ini sesuai keterangan dari saksi di lokasi.

"Saat itu alat pancingnya rupanya terjatuh ke bagian tengah sungai. Korban melepas bajunya dan melompat ke tengah sungai," kata Encep.

Korban pun, kata Encep terseret arus dan tenggelam karena tidak bisa berenang. Rekannya berusaha menolong, tetapi tubuh korban dengan cepat menghilang di bawah permukaan air akibat kuatnya arus bawah sungai.

Tim Rescue Disdamkarmatan Kota Bandung yang tiba di lokasi segera melakukan pencarian. Petugas mengerahkan penyelam untuk menyisir dasar sungai dengan mempertimbangkan kedalaman perairan yang mencapai tiga meter.

Operasi pencarian tim menggunakan peralatan Self-Contained Underwater Breathing Apparatus (SCUBA) untuk mendukung proses penyelaman. Proses pencarian dan evakuasi tanpa kendala.

Saat menyisir bagian bawah sungai, petugas menemukan tubuh korban tersangkut di sela-sela dinding bawah air. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari titik awal korban melompat untuk mengambil alat pancingnya.

Encep mengatakan, petugas mengangkat korban sudah meninggal dunia. Jarak lokasi penemuan dari tempat alat pancing terjatuh sekitar tiga meter.

"Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi petugas untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut oleh aparat terkait," pungkas Encep.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
DD Pria Warga Soreang Akhiri Hidupnya Meloncat dari Flyover Kopo Ketinggian 12 Meter
Ritual "Dukun" Thailand di SU GBK Saat Final FIFA ASEAN Cup 2026 Tak Mempan Hadapi Daya Juang Timnas Garuda
Polemik Kasus Wabup Sumedang Terus Bergulir, LSM LIDIK dan Koalisi 99 Ancam Duduki DPRD Sumedang
Diduga 'Microsleep', Honda Brio yang Dikemudikan Remaja Wanita Tabrak Pohon di Jln.A.H Nasution Arcamanik
Adigang, Adigung, Adiguna