Jenderal Dudung Ditendang Prajurit Siliwangi

Foto: Setpres.
Saat Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dilantik Presiden Prabowo Subianto, sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
Catatan RIDHAZIA
(Wartawan Senior)
JENDERAL TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, mantan KSAD dilantik menjadi KSP (Kepala Kantor Staf Kepresidenan) posisi yang strategis dalam lingkaran Istana.
Sebelumnya, pria Sunda asal Bandung terkenal karena ketegasan. Ia menapaki karir cemerlang sebagai prajurit. Sebelum pensiun, pernah menjadi Pangdam Jaya (2020).
Karirnya menanjak lagi setelah dikukuhkan sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dan KSAD.
Ditendang Prajurit
Secara histori, hidup Dudung sederhana. Malah pengalaman yang diingatnya, saat itu ia masih menjadi pedagang asongan dan penjaja koran di perkantoran militer di Bandung
Diceritakan, ketika ia dagang kue kelepon di markas Kodam Siliwangi ia pernah diusir malah ditendang prajurit penjaga.
Tapi momen itu juga yang menjadi motivasi baginya untuk menjadi tentara hingga bintang empat.
Yang menarik dari kisah Dudung, meski dalam keterbatasan karena sudah ditinggal ayah sebagai penopang, ia menyelesaikan sekolahdi SDN 034 Patrakomala, Bandung. Lalu melanjutkan sekolahnya di SMP Kartika XIX, Bandung dan lulus sebagai alumni SMA Negeri 9 Bandung pada tahun 1985 sebelum akhirnya diterima di Akademi Militer di Magelang.
Bahkan kini setelah pensiun dari TNI, ia masih dikaryakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Bahkan dalam Instagram pribadinya Dudung menulis:
"Hari ini saya dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
Sesuai arahan Bapak Presiden, amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab untuk mengawal program-program strategis pemerintah agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan dirasakan langsung oleh rakyat.
Fokus ke depan adalah memastikan setiap kebijakan dapat diimplementasikan dengan baik, terukur, dan berdampak langsung bagi rakyat. Tantangan ke depan tentu tidak ringan, namun dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, Insya Allah kita dapat melaksanakannya.
Bismillah, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kelancaran, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian ini. Aamiin…". **