Temuan Jasad Bocah Pria di Rumahnya Kawasan Cipatat KBB Belum Terungkap, Polres Cimahi Tengah Mendalami

Ilustrasi
Ilustrasi mayat bocah di rumahnya kawasan Cipatat Kabupaten Bandung Barat.
BANDUNG BARAT, KejakimpolNews.com - Sesosok jasad bocah yang ditemukan di dalam rumahnya di kawasan Kampung Warung Tiwu, RT.02/RW.16, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), hingga Rabu (4/3/2026) masih menjadi pembicaraan warga sekitarnya.
Satreskrim dan tim Inafis Polres Cimahi masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sedang mengumpulkan bukti serta keterangan saksi tentang kasus tersebut agar terang benderang, siapa pelaku dan apa motifnya.
Warga Kampung Tiwu mendadak gempar setelah seorang bocah laki-laki ditemukan tewas di dalam rumahnya, Selasa (3/3/2026) sore.
Korban diketahui berinisial AS (12), masih sekolah di SD kelas 6. Bocah ini ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB di lantai dua rumahnya yang berada di tepi Jalan Raya Padalarang–Cipatat. Sungguh miris, ketikat ditemukan, tubuhnya tergeletak di lantai dengan kondisi bersimbah darah.
Jasad pertama kali ditemukan ketika ibunda korban naik ke lantai dua rumah dan mendapati anaknya sudah tidak bergerak. Dalam kondisi syok, ia bergegas turun dan berteriak meminta bantuan keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pengurus lingkungan.
Sesaat kemudian Ketua RW 16, Dadang Ansori sekitar pukul 16.00 WIB langsung mendatangi rumah korban bersama Ketua RT, namun tidak berani naik ke lokasi ditemukannya jasad.
“Saya dapat kabar sekitar jam 4 sore. Langsung ke rumahnya, tapi tidak berani ke atas. Yang melihat kondisi korban itu keluarga,” ujar Dadang kepada wartawan.
Adanya jasad anak dui rumah, selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas datang dan memasang garis polisi di sekitar rumah untuk kepentingan penyelidikan.
Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Setelah proses identifikasi, jasad korban dievakuasi sekitar pukul 19.10 WIB dan dibawa menggunakan kantong jenazah.
Sementara itu Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menyebut, korban diduga terkait tindak pidana kekerasan dan saat ini kasusnya masih dalam pendalaman.
Iwan mengakui, pihaknya menerima laporan adanya anak yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya dan diduga korban tindak pidana kekerasan. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RS Sartika Asih untuk diautopsi.
Hingga saat ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Iwan berharap dalam waktu yang singkat pihaknya mampu mengungkap.**
Editor: Yayan Sofyan



