Kawasan Hutan di Garut Habis

Foto : Istimewa
Salah satu gunung yang gundul tak lagi berhutan di kawasan Garut.
Oleh DEDI ASIKIN
(Wartawan Senior)
SEJUMLAH orang Garut curhat kepada gubernur baru, Dedi Mulyadi. Katanya leuweung beak. alias hutannya habis. Ini mah bukan rusak lagim tapi beak, gundul. Tinggal congcot-nya doang.
Saya jadi teringat lagi mang Ihin (Solihin GP), almarhum saat Saya ketemu terahir tahun 2010, di rumahnya Jl Cisitu Baru sebelah Utara Kot Bandung. Saya menemui beliau dalam upaya mendapatkan dukungan untuk pembentukan Kabupaten Tasikmalaya Selatan.
Rasanya cerita ini sudah pernah saya tulis.Waktu mau pulang, beliau berkata begini:
Dewek mah pesen tilu hal we ;
Hiji Leuweung ulah ruksak,
Dua cai ulah saat, tilu ra'yat ulah balangsak
Der rek berjuang mah.
Yang dilaporkan urang Talegong atau Cibaliung dan Cikelet kepada gubernur anyar, katanya leuweung di Garut beak. Kata beak tentu menggambarkan kondisi lebih dari rusak. Gunung saja tinggal congcotnya doang kata Dedi Mulyadi pascamenerima laporan itu.
Sebenarnya di Jawa Barat Selatan itu masalah leuweung ruksak sudah lama jadi soal. Dan itu yang diobrolin mang Ihin sebelum pesan tiga hal kepada saya itu. Kerusakan hutan itu yang membuat malapetaka rutin terjadi di Jabar Selatan, banjir dan longsor serta bencana lain akibat kerusakan lingkungan.
Bukan hanya pesan mang Ihin yang kita cuekin. Pesan dan peringatan Allah juga kita abaikan.
Banyak dalil dalam Al Qur'an berkat dengan kewajiban mencintai dan memelihara alam dan lingkungan. Salah satunya dalam surah Ar Rum 41:
"Telah tampak kerusakan yang disebabkan oleh ulah manusia.Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka. Agar mereka kembali ke jalan yang benar".
Surat surat lain ada Al A:raf 65,Al Qashash 77, dan Al Baqarah 205.
Dan kemarin ratusan urang Garsel, Cibalong, Talegong, dan Cikelet, ramai ramai curhat kepada gubernur weuteuh.
Dedi Mulyadi sendiri tampak seperti tidak kaget menerima cerocos urang "Turki" (Turunan Kidul) itu. Dia sebenarnya emang sudah tahu itu. Itu mah sudah omongan anak kecil, bukan mainan Intel intelan lagi.
Dan Dedi Mulyadi berjanji akan merehabilitasi hutan yang beak itu. Tapi diem dulu, pak Gubnya sekarang sedang retreat di Magelang.
Ini ada cerita lucu tentang retreat itu. Kata Boys Iskandar dari grup Diskusi Ngadu Bako retreat itu gerakan domba Garut, mundur sebelum maju melabrak lawan. Hahaha semua peserta diskusi ngakak terbahak bahak.
Dasar si Boys, komedian ala GDNB.**



