Sinergi BNNK dan Sekolah Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Foto: Whyr
Siswa -siswi SMPN 3 Kuningan tengah membacakan komintmennya untuk tidak terlibat narkoba.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Kepala SMPN 3 Kuningan, H. Irsan Fajar, M.Pd., bersama Kepala BNNK Kuningan diwakili Agus Mulya, S.Pd., M.Si., meresmikan langkah progresif untuk memagari masa depan siswa melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sekolah "Bersinar" (Bersih Narkoba).
Acara ini dilangsungkan bertepatan dengan apel pagi upacara bendera, di halaman sekolah setempat, Senin (27/04/2036).
Momentum ini menjadi panggung utama peluncuran program "Ananda Bersinar" sebuah inisiatif strategis untuk menanamkan nilai ketahanan diri sejak dini.
Antusiasme 907 siswa menyimak pesan-pesan pencegahan narkotika yang disampaikan oleh tim, sebagai pengingat krusial bahwa prestasi gemilang hanya dapat diraih melalui raga dan jiwa yang merdeka dari pengaruh zat terlarang.
Komitmen besar untuk menciptakan zona bebas narkoba ini kata Agus Mulya, diperkuat oleh kehadiran tim pelaksana BNNK Kuningan yang membawa keahlian dari berbagai lintas disiplin ilmu.
Tim solid BNNK bersama jajaran profesional hadir untuk menjamin bahwa, edukasi P4GN yang diberikan tidak hanya bersifat normatif, melainkan juga menyentuh aspek kebijakan, kesehatan, hingga penegakan hukum yang relevan bagi dunia remaja melalui pendekatan yang lebih humanis.
Salah satu pencapaian paling signifikan dalam kegiatan ini adalah terbentuknya komitmen kolektif yang dikukuhkan melalui pembentukan Satgas Sekolah yang terdiri dari 39 siswa terpilih.
Para penggiat muda ini bukan sekadar simbol, melainkan resmi diberikan mandat berdasarkan SK Satgas untuk menjadi garda terdepan sekaligus perpanjangan tangan BNN dalam melaksanakan program P4GN di lingkungan internal sekolah.
Dengan keterlibatan aktif dari kalangan sebaya, diharapkan pengawasan dan penyebaran informasi positif mengenai bahaya narkoba dapat dilakukan secara lebih organik dan menyentuh setiap lapisan pergaulan siswa, baik di dalam ruang kelas maupun dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Sinergitas yang terjalin erat antara pihak sekolah dan BNNK Kuningan ini membuktikan, perlindungan terhadap generasi emas merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Kesepakatan yang terjalin ini menandai babak baru bagi SMPN 3 Kuningan dalam mengintegrasikan nilai-nilai anti-narkotika ke dalam kurikulum kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan.
Sementara itu, sinergi antara H. Irsan Fajar dan jajaran BNNK Kuningan telah meletakkan fondasi kuat bagi masa depan generasi muda yang lebih cerah, sehat, dan berintegritas, sekaligus diharapkan mampu memicu efek domino bagi institusi pendidikan lainnya di wilayah Kuningan.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman