10 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Orang Tewas 4 Luka

Istimewa
Insiden tabrakan beruntun libatkan 10 kendaraan di Tol Cipularang KM 93
PURWAKARTA, KejakimpolNews.com-Tabrakan beruntun sejumlah kendaraan kembali terjadi Tol Cipularang, Kamis (5/3/2026) malam sekitar pukul 20.15.
Kali ini 2 orang tewas dan 4 luka dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun di tol tersebut melibatkan sepuluh kendaraan arah Jakarta, tepatnya di KM 93.
Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Pasteur Bandung, Agni Mayvinna, dalam keterangannya mengatakan, laka lantas beruntun tersebut sempat seluruh lajur tidak dapat dilintasi.
Berdasarkan keterangan sementara dari petugas di lapangan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan dua orang meninggal dan empat orang lainnya mengalami luka berat.
"Semua korban yang telah dievakuasi, dilarikan ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut," kata ketika dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).
Petugas Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), mengelola Ruas Tol Cipularang bersama dengan Patroli Jalan Raya, derek, ambulans, dan Mobile Customer Service (MCS) tadi malam telah langkah penanganan.
Para petugas malam tadi berupaya mengevakuasi kendaraan dan melakukan pengaturan lalu lintas sehingga pada pukul 20.59 WIB, satu lajur telah dapat dilintasi. Kemudian pada pukul 21.43 WIB, dua lajur telah dapat dilintasi kembali oleh pengguna jalan.
Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan polisi. "Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung tadi malam. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, dan mengatur kecepatan saat berkendara di jalan tol," kata Agni.
Sementara itu, Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono mengungkapkan kecelakaan lalu lintas beruntun di Tol Cipularang KM 93 B disebabkan masalah pada pengereman kendaraan kontainer. "Diduga kendaraan kontainer nopol B-9367-UEL mengalami masalah pengereman," kata Joko
Menurut Joko, berdasarkan, kendaraan kontainer itu melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur I. Setibanya di lokasi kejadian, kata Joko, pengemudi mendapati jalan yang padat akibat kendaraan dumb truck yang mengalami gangguan.
"Kontainer itu mencoba melakukan pengereman namun terjadi gangguan dan selanjutnya menabrak kendaraan pikap dan kemudian terjadi kecelakaan beruntun," ujarnya.
Tabrakan beruntun itu, sambung Joko, melibatkan 10 kendaraan, 2 meninggal dunia dan 4 lainnya mengalami luka ringan serta berat dibawa ke rumah sakit terdekat.
Sepuluh kendaraan yang terlibat yakni truk kontainer dengan nopol B 9367 UEL, mobil Pikap bernopol B 9718 VAF, mobil truk nopol BL 8752 NP, Toyota Rush nopol F 1308 AZ, Daihatsu Sigra nopol T 1394 BJ, dan mobil tronton boks nopol D 9481 AF.
Selain itu, Toyota Hiace dengan nopol E 7666 AA, Toyota Raize nopol T 1518 HO, Mazda Biante dan Toyota Agya.**
Editor:Yayan Sofyan



