Dua Perempuan Tewas Setelah Motornya Bertabrakan dengan Minibus di Wado Sumedang

foto

Yayan Sofyan

Polisi avakuasi Honda Beat yang 2 wanita penumpangnya akibat lakalantas di Wado Sumedang.

SUMEDANG, KejakimpolNews.com - Dua tewas dan 1 luka menyusul kecelakaan lalu lilntas (lakalantas) di Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Lakalantas maut ini menewaskan dua perempuan pemotor dan yang diboncengnya.

Kecelakaan tragis tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat dan minibus Mitsubishi T120 SS, tepatnya di Jalan Raya Wado-Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.

Peristiwa ini ketika Honda Beat nopol Z 5900 DBU yangv ditumpangi dua wanita bertabrakan dari arah yang berlawanan dengan minibus nopol D 1895 EH.

Berdasarkan informasi, lakalantas maut tersebut bermula ketika Honda Beat melaju dari arah Wado menuju Situraja. Saat bersamaan, minibus  meluncur dari arah berlawanan menuju Wado. Kedua kendaraan kemudian bertabrakan.

Akibatnya, 2 wanita, pemotor Honda Beat dan penumpangnya yang merupakan karyawan PT PNM Unit Jatinunggal tewas di tempat. Keduanya berinisial LM (26), warga Desa Sarimekar, Kecamatan Jatinunggal, dan VA (24), warga Desa Wado, Kecamatan Wado.

Sementara itu, pengemudi minibus Mitsubishi Colt T120 SS berinisial M (52), warga Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, mengalami luka pada bagian kepala. Korban mendapat penanganan medis dan dirujuk ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.

Setelah benturan, minibus keluar dari badan jalan hingga masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 6 meter di lokasi kejadian.

Petugas Polsek Wado bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang  mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), evakuasi korban dan kendaraan, serta meminta keterangan saksi.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa lakalantas maut tersebut.

"Betul, telah terjadi lakalantas melibatkan sepeda motor Honda Beat dan Mitsubishi Colt T120 SS,” ujar Awang, Minggu (27/9/2026).

Polisi, kata Awang, masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Awang meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai pihak yang bertanggung jawab terkait peristiwa tersebut.

"Penyebab pasti lakalantas ini masih proses penyelidikan. Kami mengimbau pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan, memastikan kendaraan laik jalan, dan mematuhi aturan lalu lintas," pungkas Awang.**

Editor: Yayan Sofyan

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Truk Terguling dan Nyungsep di Pinggir Jembatan Sasakbeusi Limbangan
Korsleting Listrik, Bengkel Bubut Milik Bambang di Sukapura Kiaracondong Terbakar
Terminal Cicaheum Ditutup, DAMRI AKDP Bandung Pindah ke Leuwipanjang dan Kebon Kawung
Dentuman dan Getaran Sabtu Malam di KBB dan Cimahi Kagetkan Warga, BMKG Beri Penjelasan Ilmiah
Honda Brio Terbakar di Cicalengka, Ini Kata Kapolsek