Jumat Sore Ini Pukul 15:30 WIB
Laga Persib Vs Persebaya Rawan, Ini yang Harus Dilakukan Penonton Termasuk Bobotoh

Grafis Gaiskha/KejakimpolNews.com
Persib Bandung akan menjamu Persebaya, Bobotoh diminta tertib.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Pertandingan besar kembali hadir di Bandung. Pada Jumat, 12 September 2025, Persib Bandung akan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Kick-off dimulai pukul 15.30 WIB sore. Laga ini pasti penuh energi dan emosi dari dua tim dengan sejarah panjang. Dan juga ambisi Bobotoh yang ingin Maung Bandung benar-benar gahar mamou menerkam Bajul Ijo.
Dukungan Bobotoh akan jadi kunci, sebab laga kedua klub besar ini memang rawan. Tapi dukungan bukan hanya soal teriakan dari tribun, melainkan bagaimana kita menjaga atmosfer stadion tetap aman, nyaman, dan membanggakan .
Karena itu, Persib Bandung mengajak semua untuk ikut dalam kampanye #JagaGBLAJagaPERSIB.
Tiket pertandingan masih tersedia dan hanya bisa dibeli lewat Persib Apps. Pastikan selalu ambil jalur resmi untuk menghindari tiket palsu dan masalah saat masuk stadion.
Hal yang Perlu Dilakukan
Beli tiket hanya di Persib Apps. Jangan ambil risiko dengan pihak ketiga yang tidak jelas.
- Datang lebih awal. Antrean penukaran e-ticket ke gelang penanda bisa panjang. Semakin cepat tiba, semakin tenang masuk stadion.
- Langsung kenakan gelang di tangan kiri. Ini tiket sah Anda untuk bisa menonton pertandingan.
- Ikuti pemeriksaan dengan tertib. Semuanya demi keamanan bersama.
- Jaga kebersihan dan kenyamanan. Stadion adalah rumah kita, bukan sekadar tempat singgah.
- Hormati sesama. Termasuk kaum perempuan dan anak-anak yang juga datang mendukung Persib.
Hal yang Dilarang
- No ticket, no game. Jangan memaksakan diri masuk tanpa tiket. Pengamanan akan bertindak tegas.
- Membawa atau menyalakan flare, suar, cerawat, bom asap, dan benda berbahaya lainnya.
- Memasuki lapangan tanpa izin, kapan pun waktunya.
- Melempar benda ke arah lapangan.
- Membawa senjata tajam, miras, narkoba, atau laser.
- Membawa kamera profesional untuk diarahkan ke lapangan dari tribun.
- Membentangkan spanduk, giant flag, atau bendera dengan unsur provokatif, SARA, politik, maupun keagamaan.
- Melakukan tindakan tidak terpuji seperti pelecehan atau chant bernada rasis.
- Stadion yang tertib dan aman bukan hanya soal citra, tapi juga soal masa depan Persib.
Setiap pelanggaran bisa berdampak pada denda, larangan, atau bahkan sanksi yang merugikan klub. Di sisi lain, stadion yang dijaga dengan baik akan membuat GBLA tetap jadi kebanggaan, tempat Bobotoh dikenal sebagai suporter terbaik.
Maka dari itu, mari kita buktikan bersama: Bobotoh bisa mendukung dengan semangat tanpa kehilangan rasa hormat. Kita bisa menggetarkan stadion tanpa harus merugikan siapa pun. Dan kita bisa menjaga kebanggaan ini agar tetap bersinar, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk generasi Bobotoh berikutnya.
Jaga stadion, jaga Persib Bandung, jaga kebanggaan kita bersama. #JagaGBLAJagaPERSIB.**
Author: Gaiskha
Editor: Maman Suparman