Laga Kandang Persib dan Borneo Saling Curi Pandang Gelar Juara

oto: Instagram/@borneofc.id
Persib vs Borneo saat bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Catatan IMAM WAHYUDI (iW)*
ATMOSFIR kemenangan sudah terasa. Persib bakal juara lagi dan lagi. Spontanitas kemeriahan pun menyeruak ruang publik. Minggu malam lalu, usai Persib (akhirnya) mengalahkan PSM Makasar 2-1 (1-0). Ribuan pendukung tumpah ruah, merangsek jalan-jalan utama Kota Bandung dan sejumlah kota lainnya di Jabar.
Catatan selintas, PSM Makassar begitu ngotot dan nyaris menahan imbang 1-1. Tak semata gengsi kandang di hadapan para pendukungnya. Setidaknya memori sebagai juara bertahan (2022/2023) yang direbut Persib untuk musim 2023/2024.
Gol Julio Cesar menit akhir masa injury time 90+7, memupus semua harapan. Persib pun lancarjaya kejaran juara. Kini, "2 besar" Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda bersaing gelar juara Liga Super Indonesia 2025/2026.
Persib berbekal poin 78, unggul dua angka atas Borneo (76). Keduanya, menghadapi satu laga pamungkas yang sangat menentukan. Keduanya sebagai home team yang terbilang menguntungkan secara psikologis dengan dukungan penuh para pendukungnya.
Persib menjamu Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung. Tuanrumah Borneo menghadapi Maluku United FC di Stadion Segiri, Samarinda. Waktu take off pun bersamaan. Tercatat tujuh laga akhir lainnya yang tuntas akhir pekan ini.
Tak semata di atas kertas, Persib dan Borneo mampu melewati rintangan akhir itu. Setidaknya tapak prestasi kompetisi dan posisi laga kandang. Malut United yang baru satu musim menghuni liga 1, tak cuma ingin mempertahankan posisi "5 besar". Dimungkinkan ingin mencatat kemenangan laga penutup.
Persib dan Borneo saling curi pandang dalam kejaran puncak prestasi tahun ini. Peluang Persib lebih terbuka, lantaran pada saat bersamaan -- Borneo diganjal tuan rumah Persijap Jepara, seri tanpa gol. Tim debutan liga 1 itu tak cukup lega dan berleha dengan posisinya di urutan 13 yang praktis lolos dari hantu degradasi.
Menyimak performa Persijap menjamu Borneo, tentu jadi catatan bagi telaah taktik dan strategi Persib. Terlebih dalam putaran awal, Persib dipaksa mengakui keunggulan Persijap yang tengah "bulan madu" promosi ke liga utama.
Kalah 1-2 pada laga ke-2 yang masih "pemanasan" (18 Agustus 2025) kompetisi musim kali ini. Persijap bermain kandang. Sangat mungkin berbeda meladeni Persib di kandangnya dengan jubelan bobotoh pendukungnya, Sabtu lusa.
Tak kurang dari tekanan dan beban psikologis bagi Persijap. Sebaliknya Persib diunggulkan. Tak cukup berharap minimal hasil draw yang sudah mengantar ke panggung juara. Mempertahankan gelar juara, dengan back to back beruntun dan prestasi hattrick. Apa pun hasil akhir Borneo vs Malut United.
Lagi-lagi, Borneo dalam posisi gambling. Bisa menang atas Malut United, sambil berharap Persib tersandung. Mirip two in one. Hehehe.**
*) jurnalis senior, anggota PWI.