Dulu "Cover Boy" Kini Kapolri

Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang kini Kapolri (kiri), dulu waktu sekolah dia menjadi Cover Boy sebuah majalah (kanan).
Catatan RIDHAZIA
(Wartawan Senior)
JEJAK masa muda Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto belakangan ini menarik perhatian publik.
Jauh sebelum mengenakan seragam kebesaran kepolisian, pria kelahiran Pandeglang, Banten, pada tahun 1973 ini pernah mencicipi dunia hiburan remaja.
Pada tahun 1988, di usianya yang masih 16 tahun dan duduk di bangku sekolah, ia tercatat sebagai salah satu semifinalis Cover Boy Majalah Mode.
Dalam dokumentasi majalah Mode tersebut, wajah remajanya tampil bersanding dengan pesohor lawas yang satu angkatan dengannya, seperti aktor Candy Satrio dan Gugun Gondrong.
Uniknya, dalam foto arsip masa lalu itu, ia tampil khas anak muda era akhir 1980-an dengan gaya rambut panjang bergaya mullet atau shaggy.
Namun, alih-alih meneruskan langkahnya di dunia hiburan atau dunia model, ia memilih jalan hidup yang berbeda. Suyudi memantapkan diri untuk mendaftar ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan berhasil lulus pada tahun 1994.
Kariernya di kepolisian terbangun melalui berbagai penugasan panjang, terutama di bidang reserse dan kewilayahan—mulai dari memimpin polres di berbagai daerah hingga mengemban jabatan strategis seperti Kepala BNN.
Perjalanan panjang pengabdian tersebut akhirnya membawanya meraih pangkat dan jabatan tertinggi di Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai Kapolri, yang resmi diemban setelah dilantik pada 1 Oktober 2026.**