Aksi Begal Marak, Sejumlah Jalan di Kab. Bandung Masih Gelap Gulita Gegara PJU Dibiarkan Mati

Yayan Sofyan
Jalur Cileunyi Garut terutama di kawasan Rancaekek dan By Pass Cicalengka banyak PJU yang mati hingga jalan raya gelap gulita.
CICALENGKA, KejakimpolNews.com -- Meski Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) telah menyaembarakan bagi penangkap begal akan dihadiahi Rp5 hingga Rp50 juta, namun yang tak kalah penting keberadaan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) pun harus jadi perhatian serius.
Bagaimana tidak, aksi kejahatan seperti begal di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung pada malam hari terjadi karena minimnya lampu PJU atau dibiarkan mati. Termasuk jadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) malam hari yang memakan korban luka dan jiwa gegara tak ada lampu PJU.
Aksi begal di Rancaekek telah telah beberapa kali terjadi. Ternyata tempat kejadian perkara (TKP) nya di jalan yang gelap gulita karena minim lampu PJU baik di jalan provinsi, kabupaten atau jalan desa.
Begitu pula gegara lampu PJU banyak yang mati, di Jalan By Pass Cicalengka dan Jalan Bandung-Garut, jika malam hari kerap terjadi lakalantas.
Memang, berdasarkan pantauan Sabtu (25/7/2026), malam mulai Jalan Lingkar Nagreg, Nagreg, By Pass Cicalengka hingga Jalan Bandung-Garut, wilayah Parakanmuncang, Rancaekek, Cipacing dan Cileunyi di sejumlah titik rawan gelap gulita karena lampu PJU dibiarkan mati.
Meski lampu PJU sudah terpasang di kiri dan kanan jalan, namun masih dibiarkan mati. Seperti terekam tadi malam di Jalan Lingkar Nagreg, By Pass Cicalengka dan Jalan Bandung-Garut.
"Duh parahnya jalan Lingkar Nagreg, By Cicalengka dan Jalan Bandung Garut yang gelap gulita karena lampu PJU banyak yang mati," kata Dadang Suhendar (56), seorang pengemudi mobil yang tadi malam dari Garut menuju Cileunyi.
Menurut Dadang, kondisi jalan yang gelap gulita gegara lampu PJU banyak yang mati mengundang kerawanan lakalantas dan aksi kejahatan (begal).
Ini, kata Dadang, terbukti lakalantas (Jalan By Pass Cicalengka dan Jalan Bandung-Garut) serta aksi begal terjadi di jalan yang gelap karena banyak lampu PJU mati.
"Sayembara KDM bagi penangkap begal akan dihadiahi Rp5 - Rp50 juta bagus. Tapi keberadaan lampu PJU banyak yang mati harus diperhatikan juga," ungkap Dadang.
Hal senada dilontarkan Iis Rohaeti (61), seorang pengemudi mobil warga Kecamatan Cileunyi.
"Barangkali pemasangan atau perbaikan lampu PJU yang mati sangat mendesak dilakukan dinas terkait untuk meminimalisir lakalantas dan aksi begal. Kita tunggu langkah cepat dinas terkait," pungkas Iis.**
Editor: Yayan Sofyan
