Jelang Pilkades Serentak 5 Desa di Cileunyi 2027, 4 Patahana Siap Maju Lagi, Siapa Lawannya?

Foto : Istimewa
Pilkades serentak di Kab. Bandung 2027
CILEUNYI, KejakimpolNews.com -- Meski pilkades serentak di Kabupaten Bandung, termasuk di Kecamatan Cileunyi akan digelar 2027, namun saat ini sudah menghangat.
Di Kecamatan Cileunyi dari 7 desa, 5 desa yakni Desa Cinunuk, Cimekar, Cibiru Wetan, Cileunyi Kulon dan Desa Cileunyi Wetan akan melaksanakan pilkades serentak.
Sementara Desa Cibiru Hilir dan Desa Persiapan Pandanwangi, pemekaran Desa Cinunuk tak melaksanakan pilkades. Desa Cibiru Hilir masa jabatannya kades habis 2029 dan Desa Persiapan Pandanwangi belum definitif.
Keempat petahannà yang siap maju lagi di pilkades mendatang yakni Kades Cinunuk, Edi Juarsa, Kades Cimekar, Iwan Darmawan, Kades Cibiru Wetan, Hadian Sipriatna dan Kades Cileunyi Wetan, Hari Haryono.
"Jangan ditanya lagi, 4 Kades (petahana) Cinunuk, Cibiru Wetan dan Cileunyi Wetan, termasuk saya petahana siap maju lagi di Pilkades serentak 2027," kata Iwan Darmawan, Kades Cimekar, Sabtu (8/8/2026).
Iwan mengakui, meski di 4 desa sudah muncul nama-nama siap nyalon dan menghangat, di Desa Cimekar masih adem belum muncul nama yang akan nyalon.
Mereka yang siap nyalon sudah melakukan konsolidasi dan silaturahmi ke masyarakat. Termasuk petahana melalui timsesnya di media sosial.
Nama-nama tersebut, selain dari kalangan tokoh masyarakat dan tokoh perempuan, juga dari kalangan perangkat desa, termasuk dari keluarga kades.
Meski sebatas konsolidasi dan dan silaturahmi ke masyarakat, termasuk postingan di media sosial, mereka rupanya mulai berkampanya jelang pilkades.
Di Desa Cileunyi Wetan, muncul nama Hendra Nata yang siap nyalon untuk menantang petahana, Hari Haryono. Hendra ternyata ada pertalian keluarga dengan Hari.
Di Desa Cileunyi Kulon, meski Kades A. Mulyadi tak nyalon karena sudah 2 periode, mengusung Fiky Multazam, putranya. Selain Fiky, muncul nama Fajar Fauzan yang merupakan keponakan kades siap pula nyalon.
Di Desa Cinunuk, selain muncul sejumlah nama baik dari tokoh masyarakat, mantan dan perangkat desa, dan kaum perempuan muncul seorang tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua RW. Mereka siap bersaing dengan petahana Edi Juarsa.
"Ya sah-sah saja jelang pilkades Cinunuk muncul nama-nama untuk bersaing dengan petahana. Ini bukan kampanye, insya Allah jika ada dukungan saya siap nyalon juga di Pilkades Cinunuk," kata Ayut Sutisna, mantan Ketua RW 05, Desa Cinunuk.
Sementara di Desa Cibiiru Wetan, selain Kades Hadian yang siap nyalon lagi di pilkades serentak 2027 mendatang, muncul nama Jajang, seorang tokoh masyarakat siap nyalon dan bersaing dengan petahana, Hadian Supriatna.
Pilkades Cileunyi Rp 2 M
Sementara itu, Camat Cileunyi, Cucu Endang melalui Kasi Pemerintahan Kecamatan Cileunyi, Naufal Sabila Sudrajat ketika dikonfirmasi mengatakan, menghangat dan munculnya sejumlah nama akan bertarung di pilkades 5 desa sah-sah saja.
"Memang pilkades serentak di Kabupaten, termasuk 5 desa di Kecamatan Cileunyi tahun 2027 mendatang, namun jadwal pelaksanaannya bulan apa belum ditentukan," kata Naufal.
Meski pelaksanaan pilkades serentak belum ditentukan, kata Naufal, namun persiapan sudah dilakukan, termasuk pagu anggaran sudah ada gambaran.
"Sesuai indikatif bantuan keuangan desa anggaran tahun 2027 tercantum pagu Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pilkades serentak," ujar Naufal.
Kelima desa di Cileunyi yang akan menggelar pilkades serentak 2027 akan memakan anggaran Rp 2 miliar lebih.
Di lima desa di Cileunyi, sambung Naufal, Desa Cinunuk pagu pilkades 2027 terbesar yaitu Rp 779.758.500 karena jumlah penduduknya (hak pilih) tinggi.
Sementara pagu BKK Pilkades Cileunyi Kulon Rp 339.073.000, Desa Cileunyi Wetan Rp 509.958.000, Desa Cimekar Rp 567.727.000 dan Desa Cibiru Wetan Rp 302.211.000.
"Anggaran Pilkades serentak 2027 dari APBD Kabupaten Bandung. Panitia Pilkades diperkirakan sudah harus terbentuk bulan Desember 2026 atau Januari 2027," pungkas Naufal.**
Editor: Yayan Sofyan
