Halte TMB di Cinunuk Semakin Kumuh Tapi Mengapa Tidak Dibongkar?

Yayan Sofyan
Bekas halte TMB di Jalan Raya Cinunuk yang sudah tak berfungsi bikin kumuh
CILEUNYI, KejakimpolNews.com -- Keberadaan bekas halte Trans Metro Bandung (TMB) di Jalan Raya Cinunuk, kini masuk ke Desa Persiapan Pandawangi, pemekaran Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung kembali jadi sorotan.
Pasalnya, bekas halte TMB ini, kini kian kumuh, jadi tempat pembuangan sampah, jadi tempat vandalisme, tempat nongkrong anak-anak pink dan dibangun di bahu jalan/trotoar belum dibongkar juga.
Keberadaan bekas halte TMB yang dibangun di atas drainase dan sepadan sungai, dekat gerbang Kompleks Permata Biru sudah lama dikeluhkan.
"Bukan apa-apa, bekas halte TMB ini, selain kumuh dan merusak estetika, juga mengundang kecelakaan bagi penyeberang jalan dan pejalan kaki, terutama murid-murid SD,"kata Rudi Wahyudi, Ketua RW 27 Permata Biru, Desa Persiapan Pandanwangi, Kamis (13/8/2026).
Menurut Rudi, keluhan terkait bekas halte TMB di depan Kantor Desa, Puskesmas dan SD Cinunuk ini pernah disampaikan ke Pemdes Cinunuk dan pengurus BPD Cinunuk lama. Namun tak jelas tindak lanjutnya.
"Kalau dibiarkan, selain lingkungan tambah kumuh, mengancam keselamatan para penyeberang jalan dan pejalan kaki," ungkap Rudi.
"Berharap saja, dengan rengrengan pengurus BPD Cinunuk yang baru, keberadaan bekas halte TMB yang kian kumuh segera ditindaklanjuti," pungkas Rudi.
Sementara itu, Atim, M.Ag, Ketua BPD Cinunuk yang belum lama ini dilantik jadi pengurus BPD Cinunuk periode 2026-2034 mengatakan, terkait keluhan bekas halte TMB jadi masukan untuk ditindaklanjuti.
"Akan segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, sekaligus mengecek langsung ke lokasi," kata Atim.
"Memang jika dilihat, bekas halte TMB tersebut sangat kumuh nyaris tertutup daun-daun pohon beringin," ujar Atim.**
Editor: Yayan Sofyan