Jomplang, Pagu Anggaran Pembangunan Kec Cileunyi Hanya Rp1,8 Miliar, Desa Cinunuk Butuh Rp3 Miliar

Yayan Sofyan
MusrenbangDes Cinunuk di Aula Kantor Desa Cinunuk, Kec. Cileunyi, Rabu (7/10/2026)
CILEUNYI, KejakimpolNews.com -- Dinilai jomblang, anggaran pembangunan pagu indikatif musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung 2026 hanya Rp1, 8 miliar lebih, Desa Cinunuk saja dari 6 desa di Kecamatan Cileunyi butuh anggaran pembangunan Rp3 miliar lebih.
Pagu anggaran indikatif musrenbang Kecamatan Cileunyi tahun 2026 Rp 1,8 miliar lebih ini semakin jomblang karena harus dibagi 6 desa di Kecamatan Cileunyi, termasuk Desa Cinunuk dan Desa Persiapan Pandanwangi.
Jomplangnya pagu anggaran ini terungkap saat digelar musrenbang Desa Cinunuk dalam penetapan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Cinunuk 2027 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) tahun 2028 di Aula Kantor Desa Cinunuk, Rabu (7/10/2026).
Kades Cinunuk, Edi Juarsa, S.Ip usai musrenbang membenarkan jika pagu indikatif muserbang Kecamatan Cileunyi 2026 Rp1,8 miliar sementara Desa Cinunuk butuh anggaran Rp 3miliar lebih.
"Desa Cinunuk butuh anggaran Rp3 miliar lebih atas asulan dari 29 RW dan 195 RT se Desa Cinunuk melalui Musrenbang di 8 Dusun. Meski Fagu indikatif Rp 1,8 mililar lebih Kecamatan Cileunyi tahun 2026, ini gambaran saja, belum lagi dibagi 6 desa," ujar Edi.
Menurut Edi, meski tergolong fagu anggaran indikatif jomplang apalagi anggaran Dena Desa (DD) di Desa Cinunuk turun dratis dari Rp1, 2 miliar kini hanya Rp300 juta, pihaknya harus berputar otak dan mengambil langkah.
"Langkah untuk memenuhi anggaran yang dibutuhkan pembangunan desa, selain menggenjot partisipasi warga (swadaya) dan pentahelix, juga dari anggota DPRD/DPR RI melalui aspirasi. Termasuk pembangunan pun menggunakan skala prioritas," ungkap Edi.
Hal senada dilontarkan Ketua BPD Cinunuk, Atim, M.Ag. Atim pun menilai, jika melihat pagu indikatif musrenbang Kecamatan Cileunyi 2026 Rp 1,8 miliar dengan kebutuhan Rp 3 miliar lebih untuk membangunan di Desa Cinunuk yang diusulkan sangat jomplang.
"Betul kata Pak Kades dan kami mendukung, langkah untuk memenuhi anggaran yang dibutuhkan pembangunan desa, selain harus menggenjot partisipasi warga (swadaya) dan pentahelix, juga dari anggota DPRD/DPR RI melalui aspirasi," kata Atim.
Dalam MusrenbangDes Cinunuk ini, selain dihadiri Kades Cinunuk, Edi Juarsa, Pj. Kepala Desa Persiapan Pandanwangi, Rosyid, S.Pd., M.M, dan aparat terkait, juga dihadiri Kasipem Cileunyi.
Naufal Sabila Sudrajat, S.STP (mewakili camat), para Ketua RW, 8 kadus serta sejumlah lembaga desa.**
Editor: Yayan Sofyan