Masa Jabatan 5 Kades di Cileunyi akan Berakhir 19 November 2027, Pilkadesnya Kapan?

Ilustrasi
Pilkades di Kabupaten Bandung masih menunggu waktu, padahal beberapa kepala desa sudah hampir habis masa jabatannya.
CILEUNYI, KejakimpolNews.com-- Lima di antara 7 kepala desa di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung masa jabatannya akan berakhir 19 November 2027 mendatang.
Kelima kades tersebut yakni, Kades Cileunyi Wetan, Hari Haryono, Cileunyi Kulon, A. Mulyadi, Cimekar, Iwan Dharmawan, Cinunuk, Edi Juarasa dan Kades Cibiru Wetan, Hadian Supriatna.
Sementara dua desa lainnya, Kades Cibiru Hilir, Dadang Silahudin massa jabatannya akan berakhir 2029 dan status Desa Persiapan Pandawangi, pemekaran Desa Cinunuk yang dijabat, Pj. M. Rosyid belum definitif.
Camat Cileunyi, Cucu Endang didampingi Kasi Pemerintahan Kecamatan Cileunyi, Naufal Sabila Sudrajat membenarkan ke-lima desa yang telah menjabat 8 tahun akan berakhir massa jabatannya 19 November 2027 mendatang.
Ketika ditanya kapan pelaksaaan pilkades serentak di Kabupaten Bandung, termasuk di 5 desa di Kecamatan Cileunyi.
"Belum ada keputusan resmi kapan pilkades serentak di Kabupaten Bandung digelar. Yang pasti, masa jabatan 5 kades di Kecamatan Cileunyi berakhir 19 November 2027," kata Cucu Endang, Rabu (4/11/2026).
Selain belum ada keputusan resmi kapan pilkades serentak di Kabupaten Bandung digelar, kata Cucu, teknisnya pun belum ada keputusan resmi seperti apa.
"Apakah teknis pemungutan suara pilkades serentak di Kabupaten Bandung berbasis teknologi (piilkades digital/elektronik) seperti pilkades Sumedang, kita belum tahu," ungkap Cucu Endang.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Cileunyi, Naufal Sabila Sudrajat mengatakan, meski pelaksanaan pilkades serentak belum ditentukan, namun persiapan sudah dilakukan, termasuk pagu anggaran sudah ada gambaran.
"Sesuai indikatif bantuan keuangan desa anggaran tahun 2027 tercantum pagu Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pilkades serentak. Kelima desa di Cileunyi yang akan menggelar pilkades serentak 2027 akan memakan anggaran Rp 2 miliar lebih," kata Naufal.
Lima desa di Cileunyi, sambung Naufal, Desa Cinunuk pagu pilkades 2027 terbesar yaitu Rp 779.758.500 karena jumlah penduduknya (hak pilih) tinggi.
Sementara pagu BKK Pilkades Cileunyi Kulon Rp 339.073.000, Desa Cileunyi Wetan Rp 509.958.000, Desa Cimekar Rp 567.727.000 dan Desa Cibiru Wetan Rp 302.211.000.
Mulai Menghangat
Berdasarkan pantauan di lapangan, meski pilkades serentak di Kabupaten Bandung, termasuk di Kecamatan Cileunyi akan digelar 2027, namun saat ini sudah menghangat.
Lima desa yang akan menggelar pilkades yakni Desa Cinunuk, Cimekar, Cibiru Wetan, Cileunyi Kulon dan Desa Cileunyi Wetan akan melaksanakan pilkades serentak,
petahana siap nyalon kembali. Kecuali Kades petahana Cileunyi Kulon karena sudah 2 periode.
Keempat petahanà yang siap maju lagi di pilkades mendatang yakni Kades Cinunuk, Edi Juarsa, Kades Cimekar, Iwan Darmawan, Kades Cibiru Wetan, Hadian Sipriatna dan Kades Cileunyi Wetan, Hari Haryono.
"Jangan ditanya lagi, 4 Kades (petahana) Cinunuk, Cibiru Wetan Cileunyi Wetan dan Cimekar siap maju lagi di Pilkades serentak 2027," kata Edi Juarsa, Kades Cinunuk diiyakan Kades Cimekar, Iwan Dharmawan.
Iwan mengakui, meski di 4 desa sudah muncul nama-nama siap nyalon dan menghangat, termasuk petahana, di Desa Cimekar masih adem belum muncul nama yang akan nyalon.
Mereka yang siap nyalon sudah melakukan konsolidasi dan silaturahmi ke masyarakat. Termasuk petahana melalui timsesnya atau di media sosial.
Nama-nama tersebut, selain dari kalangan tokoh masyarakat dan tokoh perempuan, juga dari kalangan perangkat desa, termasuk dari keluarga kades. Meski sebatas konsolidasi dan dan silaturahmi ke masyarakat, termasuk postingan di media sosial, mereka rupanya mulai "berkampanye" jelang pilkades.
Di Desa Cileunyi Wetan, muncul nama Hendra Nata yang siap nyalon untuk menantang petahana, Hari Haryono. Hendra ternyata ada pertalian keluarga dengan Hari.
Di Desa Cileunyi Kulon, meski Kades A. Mulyadi tak nyalon karena sudah 2 periode, mengusung Fiky Multazam, putranya. Selain Fiky, muncul nama Fajar Fauzan yang merupakan keponakan kades siap pula nyalon.
Di Desa Cinunuk, selain muncul sejumlah nama baik dari tokoh masyarakat, mantan dan perangkat desa, dan kaum perempuan muncul seorang tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua RW. Mereka siap bersaing dengan petahana Edi Juarsa.
"Ya sah-sah saja jelang pilkades Cinunuk muncul nama-nama untuk bersaing dengan petahana. Ini bukan kampanye, insya Allah jika ada dukungan saya siap nyalon juga di Pilkades Cinunuk," kata Ayut Sutisna, mantan Ketua RW 05, Desa Cinunuk.
Sementara di Desa Cibiru Wetan, selain Kades Hadian yang siap nyalon lagi di pilkades serentak 2027 mendatang, muncul nama Jajang, seorang tokoh masyarakat siap nyalon dan bersaing dengan petahana, Hadian Supriatna.**
Editor: Yayan Sofyan