Modus Pecah Kaca Mobil, Heri Kehilangan STNK,SIM, ATM dan Sertipikat Tanah Saat Makan di Jalan Arcamanik

foto

Maman Suparman

Kaca mobil Honda CRV milik Heri Sogiri pecah berantakan, dua tasnya raib diambil pencuri di jok belakang.

BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Nasib nahas harus diterima Drs. H. Heri Sogiri, MM., kaca mobilnya dipecahkan dan tas serta dompet berisi barang berharga di antaranya SIM A, SIM C, dan KTP atas nama dirinya digindol maling.

Pencurian dengan modus pecah kaca mobil itu dilakukan saat Heri dan keluarganya tengah makan di sebuah rumah makan Jalan Arcamanik, Kelurahan Sukamiskin, Kec.Arcamanaik Kota Bandung Kamis (29/10) malam sekira pukul 19:45 WIB.

Menurut Heri seperti juga dilaporkan ke Polsek Arcamanik, saat ia mau makan membiarkan mobil Honda CRV nya di parkir di halaman rumah makan.

Usai makan Heri kembali, ia kaget melihat kaca belakang sebelah kiri pecah berantakan. Lebih kaget lagi ketika satu tas selendang dan satu tas jinjing warna biru hitam telah raib dari atas jok belakang mobilnya.

Heri menyebut yang ikut hilang bersama tas, yakni dalam tas selendang selain SIM A, SIM C, ATM dan buku tabungan BRI atas namanya, juga STNK Mobil Honda CRV atas nama Rahmi Fatonah dan STNK Suzuki Katana Shot, atas nama Heri Sogiri. STNK speda motor Honda PCX

Sedangkan tas besar berisi 4 buah Al Quran dan buku buku keagamaan, serta 4 bundel sertipikat hak milik atas tanah di Desa Sukahaji, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut atas nama Yayan Mulyana.

Korban tercatat sebagai warga Perum Mitra Batik Jalan Batik Rengganis No.E.229 RT.002.RW013, Kecamatan Mulyasari, Kota Tasikmalaya. Ia berharap, siapapun yang menemukan bisa mengirimkan ke alamat rumahnya tersebut. Atau jika disalahgunakan, agar STNK dan sertifikat atas nama tersebut di atas jangan, ditanggapi.

Heri menyebutkan, saat sedang makan ia dan keluarganya tidak mendengar bunyi mencurigakan. Rupanya pencuri telah lihai dengan cara memecahkan kaca mobilnya. Dan tentu saja, selain kerugian yang tak ternilai karena sejumlah barang berharga raib, iapun menyesalkan keamanan di Bandung masih rawan.

Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya