Diskominfo Kab.Kuningan Pasang 50 CCTV "Panon" Untuk Pantau Aktivitas Arus Mudik-Balik Lebaran

Foto: Whyr
Pemkab Kuningan melalui Diskominfo memasang 50 CCTV publik "Panon" yang tersebar di sejumlah titik guna mendukung pelayanan publik.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Menghadapi arus mudik-balik Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kuningan memasang 50 CCTV publik "Panon" yang tersebar di sejumlah titik guna mendukung pelayanan publik.
Hal itu dikatakan Kepala Diskominfo melalui Kabid Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Duskominfo, Heri Juheri, S.Kom, M.A.P.,
Sistem CCTV publik "Panon" Kuningan ini kata Heri, merupakan kolaborasi antara Diskominfo, Dinas Perhubungan, Polres Kuningan, dan Telkomsel.
Panon Kuningan merupakan sistem Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Kuningan untuk memantau kondisi lalu lintas, keamanan, serta aktivitas publik.
Masyarakat dapat mengakses layanan ini secara online dan realtime melalui website resmi https://cctv.kuningankab.go.id/.
Melalui layanan tersebut, masyarakat Kuningan maupun wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Kuningan dapat memantau kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, maupun situasi di sejumlah lokasi publik secara langsung.
Heri Juheri, menjelaskan, saat ini sistem CCTV publik tersebut telah terpasang di sekitar 50 titik dan akan terus dikembangkan secara bertahap.
“CCTV terintegrasi dengan Command Center Kuningan, bahkan terhubung dengan Command Center Jawa Barat dan Command Center Polres Kuningan, sehingga memudahkan koordinasi pemantauan lintas instansi,” jelas Heri.
Diskominfo melakukan optimalisasi melalui integrasi CCTV milik Dinas Perhubungan ke dalam Command Center Kuningan, sehingga seluruh data visual pemantauan dapat terkonsolidasi dalam satu sistem terpadu.
Selain untuk pemantauan aktivitas harian, sistem CCTV ini juga mendukung pengamanan Operasi Ketupat 2026 Polres Kuningan dalam rangka pelayanan dan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kamera pengawas tersebut membantu petugas memantau kondisi lalu lintas serta situasi di sejumlah titik pos pelayanan dan pos terpadu secara lebih cepat dan akurat.
Heri menegaskan, pengembangan sistem CCTV publik ini dilakukan melalui kolaborasi antar instansi dan dukungan pihak swasta, sehingga tidak menggunakan dana APBD Kabupaten Kuningan.
“Program ini merupakan bentuk kolaborasi bersama. Dengan dukungan berbagai pihak, sistem CCTV publik ini dapat berjalan tanpa menggunakan anggaran APBD Kabupaten Kuningan,” jelasnya.
Melalui Panon Kuningan, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap pemanfaatan teknologi informasi dapat semakin meningkatkan keterbukaan informasi, keamanan lingkungan, serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman