Musim Kemarau Baznas Kuningan Salurkan 261 Ribu Liter Air Bersih

foto

Foto: One

Baznas Kabupaten Kuningan salurkan air bersih ke beberapa desa yang dilanda kekeringan karena musim kemarau,

KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Musim kemarau yang melanda Kabupaten Kuningan mengakibatkan banyaknya warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Menyikapi kesulitan warga ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan turun tangan dengan cara menyalurkan air bersih ke warga yang terdampak kekeringan.

Ketua Baznas Kab. Kuningan H. Yusron Kholid mengatakan sejak awal Agustus hingga akhir September ini, air bersih yang telah disalurkan mencapai 261 ribu liter. Pendistribusian air terkonsentrasi di daerah daerah paling parah terdampak kekeringan.

“Distribusi tersebar di lima kecamatan wilayah Kuningan timur. Kecamatan Cimahi, Cibingbin, Cibeureum, Ciwaru dan Kecamatan Karangkancana. Sebaran desanya lebih dari sepuluh desa,” jelas Yusron.

Setiap kali pengiriman Baznas memggunakan armada dengan kapasitas tangki 9000 liter air bersih. “Ada satu desa yang kami kirim lebih dari 1 kali. Karena memang mereka membutuhkan. Sumur sumur mereka telah kering. Mata air juga sama,” tandas Yusron.

Mantan kepala kantor Agama Kabupaten Kuningan ini juga menambahlan pendistribusian ratusan ribu liter air bersih ini bagian dari program Baznas.

“Kami hadir memang untuk membantu bagi yang membutuhkan. Ini ada yg dari Baznas RI ada juga dari Baznas Jawa Barat. Tapi tetap semuanya dari para Muzaki-masyarakat pemberi zakat,” tambah Yusron.

Sementara itu Wakil ketua II bidang pendistribusian dan Pendayagunaan Asep Z. Fauzi mengatakan program pendistribusian air bersih masih akan terus dilakukan.

“Hari ini Kamis 1 Oktober ada juga pendistribusian ke Desa Gunung Sari kecamatan Cimahi. Untuk prioritas desa memang yang paling membutuhkan,” ujar Asep.

Pada waktu terpisah, salah seorang warga Kawungsari Asep Markus mengatakan pendistribusian air dari Baznas ini sangat membantu masyarakat. Karena menurut pengakuannya, sejak musim kemarau warga khususnya di desa Kawungsari sangat kesulitan air bersih.

“Biasanya kami beli air isi ulang. Satu galon tiga sampai lima tibu. Bisa dibayangkan pengeluaran kami. Sedangkan kebutuhan air kan kebituhan pokok. Dengan adanya banyuan air bersih dari Baznas kami merasa sangatvterbayu,” papar Asep Markus.**

Author: One
Editor: Maman Suparman

Bagikan melalui
Berita Lainnya
Atasi Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas, Polres Kuningan Sebar Personel Siaga Pagi di Titik Strategis
Aksi Sosial Heyoka Creative Bersama 20 Anak Yatim di Cirendang Kabupaten Kuningan
Pemugaran Tugu Bola Karya Mantan Bupati Aang HS Disesalkan Banyak Pihak
Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Polres Garut, Kapolres: Jabatan Amanah Bukan Sekadar Kedudukan
Ketum PD IPHI Kab. Kuningan Lantik Pengurus PC IPHI Kecamatan Ciawigebang Periode 2025-2030