Mayat Notaris Asal Bogor Ditemukan di Sungai Citarum Bekasi, 3 Terduga Pembunuh Ditangkap

Ilustrasi
Ilsutrasi mayat
BEKASI, KejakimpolNews.com - Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih terus mengungkap motif terbunuhnya seorang notaris perempuan asal Bogor, yang jasadnyua ditemukan di Sungai Citarum, Bekasi.
Hingga kini baru tiga orang ditetapkan tersangka pembunuhnya, setelah terungkap bahwa notaris asal Bogor bernama Sidah Alatas (60) ini ditemukan jasadnya dalam kondisi terikat di Sungai Citarum, Kedungwaringin, Bekasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Minggu (6/7), sebenarnya ada enam orang yang berhasil diamankan, tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Kendati demikian, hingga Senin ini pihaknya maish melakukan pendalaman dan akans egera dilaksanakan gelar perkara terkait dugaan tindak pidana pertolongan jahat atau penadahan. Untuk sementarai, keenam orang itu masih diperiksa secara intensif oleh penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Ade Ary menduga, motif sementara atas pembunuhan notaris tersebut terkait pencurian terhadap kendaraan milik yang bersangkutan.
Di antara pelaku, ada yang berperan melakukan pencurian dengan kekerasan dan mengambil mobil milik korban. Dugaan sementara, sopir pribadi korban menjadi otak pencurian, dan korban dibunuh dan diikat ke batu lalu dibuang ke Sungai Citarum demi menghilangkan jejak.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga mengambang di Sungai Citarum pada Kamis (3/7) lalu. Saat ditemukan, jasad korban terikat batu.
Sebelum ditemukan, korban sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga ke Polsek Tanah Sereal, Bogor pada Senin (1/7).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Agta Bhuwana Putra mengatakan setelah ditemukan, jasad korban langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
"Jadi jenazah itu kita amankan Kamis siang ke sore, dibawa ke rumah sakit Kramat Jati, habis itu sudah dibawa sama keluarga untuk dimakamkan," tutur dia.
Namun, Agta masih belum membeberkan ihwal penyebab kematian korban. Kata dia, pihaknya masih menunggu hasil autopsi.**
Author: Sonni Hadi
Editor: Sonni Hadi



