Sempat Dihakimi Massa, 2 dari 4 Begal Seorang Kurir Paket di Astananyar Diamankan Polisi

Istimewa
Dua dari 4 kawanan begal terhadap seorang kurir paket diamankan Polsek Astanaanyar
BANDUNG, KejakimpolNews.com-Polisi berhasil mengamankan 2 dari pelaku begal terhadap kurir paket JNE di Jalan Maksudi RW 04, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Minggu (3/5/2026) siang.
Kedua pelaku ditangkap jajaran Polsek Astanaanyar pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, beberapa jam setelah kejadian pembegalan.
Penangkapan ini merupakan hasil tindak lanjut cepat dari laporan masyarakat dan penyelidikan berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Sebelumnya, aksi pembegalan tersebut dilakukan oleh komplotan yang diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor. Dalam aksinya, salah satu pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam hingga membuat korban melarikan diri.
Dengan diamankannya 2 pelaku, polisi kini masih memburu pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi kejahatan tersebut.
Petugas juga terus mendalami peran masing-masing pelaku dan mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang terlibat.
Kapolsek Astanaanyar, Kompol Fetrizal S membenarkan dua dari 4 pelaku begal sudah diamankan dan saat ini tengah diperiksa intensif.
Petugas Reskrim, kata Fetrizal S, masih melakukan penyelidikan motif para pelaku malakukan aksi begal tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan CCTV di lokasi, sambung Fetrizal S, jumlah komplotan ini ada 4 orang dan pelaku lainnya masih diburu.
Diberitakan, begal beraksi di siang bolong di wilayah Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 13.40.
Korbannya menimpa seorang kurir paket dan kejadiannya di Jalan Maksudi RW 04, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.
Peristiwa pencurian dengan kekerasan (curas) ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial (medsos).
Sementaru itu, Kapolsek Astanaanyar, Kompol Fetrizal S membenarkan aksi curas tersebut dan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkapnya. Dari hasil pemeriksaan sementara termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang yang diduga komplotannya.
“Dari rekaman CCTV ada empat orang terduga pelaku menemdarai dua sepeda motor,” ujar Fetrizal.
Saat mereka beraksi, kata Fetrizal, seorang di antaranya sempat mengancam korban dengan senjata tajam berupa pisau lipat.
Mendapat ancaman, korban panik dan melarikan diri, sebagaimana terlihat dalam rekaman video yang beredar di media sosial.
Aksi pembegalan terjadi saat kondisi jalan relatif sepi akibat hujan deras. Saat kejadian, korban menepi untuk berteduh, namun tiba-tiba didatangi pelaku yang awalnya berpura-pura meminta bantuan. Situasi berubah ketika pelaku melakukan penodongan.
Korba melarikan diri untuk menyelamatkan diri dan mencari pertolongan. Sementara itu, sepeda motor milik korban beserta belasan paket yang dibawa kabur para pelaku.
Berdasarkan rekaman CCTV dan informasi yang dihimpun, salah satu motor pelaku memiliki plat nomor D 2657 SAY (Yamaha X-Ride). Hingga kini polisi masih memburu para pelakunya.**
Editor:Yayan Sofyan