Pria Selingkuh Korban Pengeroyokan Meninggal Dunia Di RSUD'45

Ilustrasi
Ilustrasi pengeroyokan terhadap pria yang selingkuh.
KUNINGAN, KejakimpolNews.com – Seorang pria paruh baya korban pengeroyokan di Taman Kota Kuningan, Jawa Barat, akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di ICU RSUD 45 Jalan Jendral Sudirman Kuningan, Sabtu (20/06/2026).
Pria itu meninggal setelah dikeroyok sejumlah orang, dalihnya korban adalah melakukan perselingkuhan dengan istri salah seorang di antara pengeroyok tersebut.
Kapolsek Kuningan AKP Bambang Poernomo, S H., saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan telah terjadi pengeroyokan terhadap korban oleh beberapa orang.
Korban yang masih dirahasiakan namanya itu tengah berduaan dengan istri pelaku di Taman Kota. Keduanya dipergoki sang suami bersama temannya yang telah mengikuti dari belakang.
Tanpa banyak basa-basi sang suami bersama temannya, langsung mengeroyok, memukul dan menganiaya, hingga korban babak belur.
Beberapa warga yang melihat adegan tersebut segera melapor kepada Polsek Kuningan. Beberapa anggota Polsek segera ke lokasi dan mengamankan seorang pria berlumuran darah tengah dipapah aparat Satpol PP menuju Pos Pengamanan "Tamkot" Kuningan.
Ternyata, pria itu korban pengeroyokan dengan luka yang serius. Korban dilarikan ke RSUD sedangkan istri pelaku dan pelaku diamankan di Polres Kuningan.
Polres Kuningan hinga kini masih terus mengembangkan kasusnya. Polisi menduga ada pelaku lain yang terlibat penganiayaan.
"Sekarang kasusnya ditangani Polres, untuk pemeriksaan.kebih lanjut," kata Kapolsek AKP Bambang.
Menurut keterangan saksi, keributan dipicu kasus dugaan perselingkuhan antara korban dengan istri salah satu pelaku, yang belum diketahui identitasnya. Sepertinya, kencan mesra pasangan selingkuh itu, sudah diketahui sejak lama lalu dikuntit. Pasangan selingkuh itu tertangkap basah oleh sang suami saat berduaan di Taman Kota Kuningan.
Melihat sang istri dikencani selingkuhan, emosi sang suami tak terbendung. Tanpa banyak basa basi sang suami bersama temannya, melakukan pengeroyokan terhadap korban. Bahkan sebagian warga menduga ada maling.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman