Kecelakaan Pengemudi Ojol Karena Melindas Gorong-Gorong Berlubang, Ini Kata Wali Kota Bandung

Foto : Istimewa
Driver Ojol LH yang tewas karena melundas gorong-gorong yang penutupnya menganga.
BANDUNG, KejakimpolNews.com – Tewasnya driver ojek online (ojol) berinisial LH (57) diakibatkan kendaraannya terjungkal karena melewati gorong-gorong yang tutupnya berlubang, di Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur), Kota Bandung, Rabu 17 Juni 2026 sekitar pukul 14.20 WIB, mendapat perhatian serius Polrestabes Bandung.
Satlantas Polrestabes Bandung berhasil mengungkap penyebab kecelakaan LH sang driver ojol yang oleng dan jatuh ke aspal Jalan Pasteur lalu tertabrak bus hingga meninggal dunia.Demikian diungkap Wali Kota Bandung Muihammad Farhan Sabtu (20.6/2026).
Menurut Farhan. hasil analisis Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung yang diterimanya menunjukkan bahwa kecelakaan bermula ketika pengendara sepeda motor tersebut melaju dari arah barat menuju timur. Ia berusaha menyalip kendaraan lain.
Pada saat bersamaan, terdapat pejalan kaki yang menyeberang jalan sehingga pemotor yang sedang menyusul kendaraan lain dari arah kanan itu berusaha menghindar.
Saat menghindari pejalan kaki tersebut, motor korban masuk ke sisi jalan yang berlubang hingga pengendara kehilangan kendali dan terjatuh. Nahas, dari arah yang sama melaju sebuah bus sehingga korban mengalami insiden fatal.
Meski penyebab kecelakaan dipengaruhi beberapa faktor, lanjut Farhan, ia menilai kondisi infrastruktur jalan yang rusak atau berlubang di sekitar TKP tetap harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Meski hasil analisis kepolisian memang seperti itu ujar wali kota. Tetapi apa pun penyebabnya, jalan yang berlubang tetap harus segera diperbaiki agar tidak memakan korban berikutnya.
Wali kota memastikan percepatan perbaikan ruas Jalan Pasteur termasuk yang menjadi TKP kecelakaan. Untuk itu pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Masih kata Farhan, kolaborasi lintas pemerintahan ini menjadi kunci dalam akselerasi penyelesaian berbagai persoalan infrastruktur di Kota Bandung, terutama pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Wali Kota Bandung ini berharap seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi infrastruktur secara berkala agar potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan dapat diminimalkan. **
Editor: Sonni Hadi