Sebuah Rumah Kontrakan di Antapani Diduga Dihuni Teroris Digeledah Tim Densus 88 Antiteror

Yayan Sofyan
Penggeledahan oleh Tim Densus 88 Antiteror di sebuah rumah dihuni oleh terduga teroris
BANDUNG, KejakimpolNews.com -- Diduga terkait tindak pidana terorisme, Tim Densus 88 Antireror, menggeledah sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Antapani Tengah, Kota Bandung, Minggu (4/10/2026) masih dipasangi police line sejak Jumat (2/10/2026).
Pemasangan police line di rumah kontrakan tersebut menyusul penggeledahan oleh Tim Densus 88 Antiteror, Jumat (2/10/2026).
Berdasarkan pantauan, rumah kontrakan tersebut berada di tengah padatnya permukiman warga.
Saat ini terlihat tak ada aktivitas di dalam rumah tersebut. Yang terlihat hanya ada sejumlah sandal yang menumpuk di rak bagian depan rumah.
Agus (46), Ketua RT setempat membenarkan adanya penggeledahan yang dilakukan Tim Densus 88 Antiteror tersebut. Bahkan ia mengaku turut masuk ke dalam rumah kontrakan menyaksikan saat penggeledahan.
"Jujur, saya kaget soalnya saya kira ada penggerebekan narkoba. Namun setelah itu banyak anggota dari Densus, dan Inafis. Saat itu saya juga kaget," kata Agus, Minggu (4/10/2026).
Menurut Agus, saat penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya seperti buku, flashdisk dan beberapa botol berisi cairan namun tak melihat senjata ataupun bom yang disita oleh polisi.
"Saat saya lihat ada l flashdisk, kartu-kartu, HP dan botol berisi cairan.
Pria yang diduga teroris yang tinggal di rumah kontrakan sudah ditangkap di suatu tempat," ungkap Agus.
Saat penggeledahan dilakukan di rumah tersebut, kata Agus, hanya ada istrinya dan anaknya yang masih kecil. Mereka baru mengontrak satu bulan.
Agus tak mengetahui identitas dari terduga teroris itu karena tak pernah melapor. Namun, Agus mengaku pernah dua kali bertemu dengan terduga teroris itu tapi tak pernah sekali pun bertegur sapa.
Sementara itu, Juru Bicara Densus 88 Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana saat penggeledahan memberikan keterangan rinci terkait penggeledahan tersebut.
"Kabar kepastian penggeledahan di rumah kontrakan terkait terduga teroris oleh Tim Densus 88 Anti Teror segera akan dinformasikan," ujar Mayndra.**
Editor: Yayan Sofyan