Danang Donoroso Ditunjuk Plt
Hendry CB Bekukan Kepengurusan PWI Jabar, Hilman Hidayat: Pemimpin Kami Zulmansyah

Ilustrasi
PWI masih terus bersengketa. Versi Hendry Ch Bangun bekukan kepengurusan PWI Jabar diketuai Hilman Hidayat.
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Polemik di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) rupanya masih berkepanjangan, bahkan berdampak ke daerah-daerah.
Kini PWI di bawah Ketua Umum (Ketum) Hendry Ch Bangun membekukan kepengurusan PWI Jabar yang diketuai Hilman Hidayat, dan menunjuk Danang Donoroso selaku Plt Ketua Cabang Jawa Barat
Rilis yang diterima KejakimpolNews.com Sabtu (22/3/2025) menyatakan, sebelum membekukan kepengurusan, PWI versi Hendry Ch Bangun mengakui telah telah memberikan surat peringatan keras kepada enam pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi se-Indonesia, termasuk Jawa Barat.
Selanjutnya PWI Pusat versi Hendry Ch Bangun mengambil sikap tegas dengan melakukan pembekuan pengurus PWI Provinsi Jawa Barat yang diketua Hilman Hidayat, Jumat (21/3/2025).
Pembekuan pengurus PWI Jabar yang diketuai Hilman Hidayat ini tulisnya, bagian dari langkah tegas PWI Pusat dalam menegakkan disiplin dan kepatuhan dalam berorganisasi di lingkungan PWI.
“Kami sudah keluarkan surat keputusan atau SK PWI Pusat tentang pembekuan pengurus PWI Provinsi Jabar masa bakti 2021-2026 yang diketuai Hilman Hidayat. Sebelumnya kami telah mengirimkan surat peringatan untuk pengurus PWI Provinsi Jabar, namun tidak dipatuhi,” ujar Ketum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, Sabtu (22/3/2025) di Jakarta.
Hendry juga menunjukan SK PWI Pusat Nomor: 320-PLP/PP-PWI/2025 tentang pembekuan pengurus PWI Provinsi Jawa Barat masa bakti 2021-2026 tertanggal 21 Maret 2025. Surat keputusan itu ditandatangani langsung oleh pengurus PWI Pusat, masing-masing Hendry Ch. Bangun (Ketua Umum), Iqbal Irsyad (Sekretaris Jenderal) dan Irmanto (Ketua Bidang Organisasi).
Tanggapan Ketua PWI Jabar
Ketua PWI Jawa Barat Hilman Hidayat ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler (Ponsel) Sabtu malam, mengakui pihaknya belum dapat surat (Pembekuan). Tapi katanya, bagi pihaknya tidak menjadi soal, pasalnya PWI Jabar tidak menginduk ke Hendry Ch Bangun.
"Kita menginduk kepada Ketua Umum PWI Pusat yang terpilih Lewat Kongres Luar Biasa (KLB), Zulmansyah (Sekedang), jadi surat (PWI Versi Hendry Ch Bangun) itu salah alamat," kata Hilman.
Jadi intinya, ada atau tidak ada surat Hendry, PWI Jabar tak terpengaruh. Hilman mengungkap, keputusan memilih Ketum PWI Pusat Zulmansyah, bukan keputusan pribadi dirinya melainkan hasil Rapat Pleno seluruh Pengurus PWI Pusat dan Dewan Kehormatan (DK), Pembina, serta para Ketua PWI Kabupaten Kota se-Jabar.
"Jadi intinya silakan bekukan, tapi Sdr Hendry bukan pemimpin kami PWI Jabar. Ia pun menyebut, kepada pengurus PWI Jabar yang mau membelot silakan saja. Tapi tentu akan ada sanksi dari PWI Pusat," lanjut Hilman.
Hilman juga menyebut, Ketua Plt PWI Jabar, Danang Donoroso juga orang yang ikut KLB PWI dan sepakat memilih Zulmansyah sebagai Ketum PWI Pusat.
"Jadiq kalau Sdr Danang mau menjadi Ketua, silakan berkantor di PWI Jabar berdua dengan saya, nanti saya kasih meja dan kursi," ujarnya.
Hilman juga mengungkapkan, jadi Ketua PWI Jabar bukan ambisinya. "Saya ini beberapa bulan juga mau diganti dengan pengurus baru karena kepengurusan akan segera berakhir," katanya.
Berlaku enam bulan
Sementara itu PWI versi Hendry Ch Bangun menyebut, pembekuan tersebut didasarkan pada Peraturan Dasar organisasi PWI Pasal 8 huruf a, yang mewajibkan anggota muda dan anggota biasa PWI untuk mematuhi PD, PRT, KEJ, KPW, serta keputusan-keputusan organisasi.
“Untuk menegakkan PD, PRT, KEJ, KPW serta keputusan-keputusan organisasi, maka kami memberikan tindakan tegas ini kepada pengurus PWI Provinsi Jabar, dengan terlebih dahulu memberikan surat peringatan. Kemudian, kami juga menggelar rapat pleno tanggal 28 Februari 2025 dan rapat pengurus harian tanggal 5 Maret 2025, untuk mengambil keputusan resmi pembekuan pengurus PWI Jabar ini,” tambah Hendry.
Terkait Plt PWI Provinsi Jawa Barat dengan masa tugas 6 bulan, Danang Donoroso Sip ditunjuk pula H Nano Suwarno (wakil ketua bidang organisasi), Giok Riswoto (Wakil ketua bidang pembinaan daerah), Iswan Darsono (Wakil ketua bidang kesejahteraan), Arihta Utama Surbakti (Wakil ketua bidang kerjasama).
Selanjutnya Iin Rohimin (Wakil ketua bidang pendidikan), DR Tardip Panggabean SH MH (Wakil ketua bidang advokasi pembelaan wartawan), Nirwan Indra (Wakil Ketua bidang Media Siber/Multimedia), Catur Azi SE sebagai Sekretaris dengan Ersan Samsudin sebagai wakil sekretaris, dan As. Maruli Sitorus sebagai Bendahara.
“Yang jelas, Plt Pengurus PWI Provinsi Jabar yang diketuai Danang Donoroso ini memiliki wewenang dan tanggung jawab penuh seperti pengurus definitif. Mereka juga bertugas mempersiapkan Konferensi Luar Biasa untuk memilih Ketua dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi yang baru dalam waktu maksimal 6 bulan,” jelas Hendry.
Dengan adanya SK pembekuan dari PWI Pusat ini, maka mulai tanggal 21 Maret 2025, kepengurusan PWI Provinsi Jawa Barat yang diketuai Hilman Hidayat bersama jajaran di bawahnya untuk masa bakti 2021-2026 sudah tidak berlaku lagi dan Hilman CS tidak boleh lagi mengatasnamakan sebagai ketua atau pengurus PWI Jabar sampai terbentuknya kepengurusan definitif berikutnya.**
Editor: Maman Suparman