Kendaraan Arus Mudik Diprediksi Melonjak, Polda Jabar Siapkan Strategi Pengamanan

Foto : Istimewa
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan saat konferensi pers terkait pengamanan arus mudik..
BANDUNG, KejakimpolNews.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengambil langkah antisipatif guna menghadapi lonjakan volume kendaraan pada musim mudik Lebaran 2026.
Diprediksi jumlah kendaraan keluar wilayah Jabar mencapai 3,5 juta unit, jajaran kepolisian telah mematangkan berbagai skema rekayasa lalu lintas demi menjamin kelancaran dan keselamatan para pengguna jalan.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan, keberhasilan pengamanan tahun ini bersandar pada tiga pilar utama: sistem pengaturan yang efektif, profesionalisme personel di lapangan, serta dukungan sarana prasarana yang memadai.
Koordinasi lintas instansi pun diperkuat untuk memastikan setiap hambatan di jalur mudik dapat tertangani dengan cepat.
Berdasarkan data statistik, volume kendaraan yang melintasi Jawa Barat pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026 diprediksi mengalami peningkatan sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menanggapi hal tersebut, Polda Jabar telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang meliputi:
Sistem Satu Arah (One Way): Akan diterapkan di ruas tol strategis untuk menarik arus kendaraan saat terjadi kepadatan luar biasa.
Contra Flow: Disiapkan di Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) guna mengurai kemacetan di titik-titik krusial.
Penerapan rekayasa ini akan dilakukan secara situasional dan dinamis, merujuk pada pemantauan kondisi arus lalu lintas secara real-time oleh petugas di lapangan.
Selain pengaturan jalan, Polda Jabar menyiagakan 332 pos yang terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Pos-pos ini tersebar di jalur tol, jalur arteri, kawasan wisata, hingga pusat transportasi umum.
Keberadaan pos ini difungsikan untuk memberikan pelayanan humanis bagi pemudik yang membutuhkan bantuan medis, informasi rute, maupun tempat istirahat sementara.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh personel agar memberikan pelayanan yang mengedepankan sisi humanis. Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami, baik di jalur mudik maupun di objek wisata,” tegas Kabid Humas
Polda Jabar juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kelancaran mudik. Warga diimbau untuk merencanakan waktu perjalanan dengan bijak guna menghindari puncak kepadatan.
Selain itu, pengecekan kondisi fisik kendaraan dan pemanfaatan rest area secara efektif sangat disarankan untuk menjaga kebugaran pengemudi.
Masyarakat diharapkan selalu memantau informasi lalu lintas resmi dari kanal komunikasi Polri agar mendapatkan panduan perjalanan yang akurat. Melalui persiapan yang matang ini,
Polda Jabar berkomitmen penuh mengawal perjalanan masyarakat agar aman dan nyaman hingga sampai di tujuan.**
Editor: Yayan Sofyan