Angin Kencang dan Longsor Menerjang Kuningan, Atap Tribun Lapangan Sepak Bola Abruk

Foto: Whyr
Atap tribun dan pagar lapangan sepak bola Sumakti Jaya Blok Jambu Bol Dusun Kliwon II RT.02/RW.01 Desa Ciawilor, Kec. Ciawigebang, diterjang angin kencang
KUNINGAN, KejakimpolNews.com -- Bencana longsor kembali melanda wilayah Kuningan sebagai akibat guyuran hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang yang terjadi hari Selasa dan Rabu (10 - 11 Maret 2026) antara pukul 15.00-24.00 WIB
Terpantau beberapa lokasi yang dilanda longsor antara lain, dinding tembok pagar
SDN 1 Karangkamulyan Dusun Cimulya RT.011/RW.03, Kecamatan Ciawigebang ambruk sepanjang 15 meter, tinggi 1,5 m, dan lebar 20 cm.
Berikutnya atap tribun dan pagar lapangan sepak bola Sumakti Jaya Blok Jambu Bol Dusun Kliwon II RT.02/RW.01 Desa Ciawilor, Kec. Ciawigebang, diterjang angin kencang akibatnya atap tribun spandek lapangan sepak bola sepanjang 25 meter, tinggi 3 meter, lebar 3 m ambruk total.
Menyusul, longsor terjadi di Blok Desa RT.01/RW.01 Desa Situgede Kec. Subang Kuningan yang mengakibatkan satu unit rumah permanen milik Hadiman (37) yang dihuni 1 KK 3 Jiwa ambruk dan retak-retak pada bagian dinding ruang tengah ukuran 4 m x 3 meter dan kamar tidur ukuran 3 m x 3 meter.
Selain itu rumah milik Ja’i (48) dihuni 1 KK 4 jiwa terancam tertimpa material dinding yang ambruk. Namun dilaporkan tak ada korban jiwa.
Pembersihan material dinding yang ambruk saat ini sedang dilaksanakan oleh aparat desa dan masyarakat setempat. Pemilik rumah sementara tinggal di rumah Edin (25) famili dari Handiman.
Sementara itu, tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 10 X 4 X 2 meter ambruk akibat diguyur hujan deras di Dusun Wage RT 002 RW 002 Nusaherang, Kuningan,
Rabu, 11 Maret 2026 pukul 07.15 WIB. Akibat longsor tersebut warung nasi milik Ibu Iyus (65) terancam terbawa longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah melakukan assessment di lokasi dan pembersihan material longsor serta perbaikan TPT untuk mencegah longsor susulan.**
Author: WHJR
Editor: Maman Suparman