Wapres ke-6 Jenderal Try Sutrisno Turunan Garut

Foto : Istimewa
Wapres ke-RI Jenderal Try Sutrisno
Catatan RiDHAZIA
(Wartawan Senior) Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (2/3/2026) pagi pada usia 90 tahun. Innalillahi wainnailaihi rojiun
Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Gang Genteng Bandar Lor, Surabaya, Jawa Timur. Istrinya, Tuti Sutiawati seorang guru asal Bandung.
Ayahnya, Subandi berasal dari Garut, Jawa Barat yang bekerja di Dinas Kesehatan Kota Surabaya petugas medis untuk Batalyon Angkatan Darat Poncowati sebagai sopir ambulans. Sedangkan ibunya bernama Mardiyah yang berasal dari Surabaya seorang ibu rumah tangga.
Kehidupan yang serba terbatas pada era kolonial Belanda, Try Sutrisno diceritakan pernah berhenti sekolah dan mencari nafkah sebagai penjual rokok dan penjual koran.
Calon Presiden Try Sutrisno adalah figur yang sangat populer dan banyak yang mengira bahwa ia akhirnya akan menggantikan Soeharto sebagai Presiden Indonesia. Selain latar belakang militer, sehingga lebih bisa diterima oleh ABRI, Sang Jenderal bisa diterima elemen Islam di Indonesia, apalagi pernah dibesarkan bersama sebuah sekolah Islam.
Sejak 1998 Try Sutrisno pun menepi darinhiruk pikuk politik. Ia menikmati masa pensiunnya anak-mantu. Tiga di antaranya meneruskan karir militer sebagai jenderal.**

